Warga Berharap PLN Masuk dusun Pengayang

oleh

MELAWI – Dusun Pengayang Desa Senempak merupakan sebuah perkapungan yang berada di pedalaman Kecamatn Pinoh Selatan. Hingga saat ini dusun yang memiliki 87 Kepala keluarga (KK) tersebut belum merasakan penerangan listrik dari Perusahaan Lustrik Negara (PLN). Warga pun hanya bisa menikmati penerangan cahaya pelita, dan cahaya dari mesin dompeng atau genset bagi yang mampu.

Hal tersebut disampaikan seorang warga Dusun pengayang, Mulyadi. Menurutnya selama menjadi dusun, Pengayang belum ada dimasuki listrik. Maka dari itu masyarakat disana terus berharap listrik bisa masuk ke Dusun Pengayang.

“Kita terus berharap listrik bisa masuk ke desa pengayang. Sebab selama ini kami hanya bisa menerangi kampung kami dengan genset,” ungkapnya ditemui di Nanga Pinoh, Senin (21/5).

Lebih lanjut Ia mengatakan, dusun Pengayang sudah pantas dimasukin listrik. Apalagi jumlah kepala keluarga sudah mulai meningkat saat ini. Sementara jarak dari dusun ke Kecamatan tidak terlalu jauh, seharusnya kan dusun Pengayang sudah bisa masuk listrik karena dekat dengan pusat kecamatan Pinoh Selatan.

Saat ini masyarakat dusun Pengayang yang merasa mampu hanya bisa merasakan listrik pada malam hari, Sementara pada siang hari listrik tidak menyala karena tidak mampu jika harus menanggung minyaknya. Sebab menyalakan listrik dengan menggunakan genset tentu boros BBM.

“Jika dinyalakan siang dan malam hari, kita tidak mampu BBM nya, meskipun BBM nya kita membelinya dengan sumbangan masyarakat. Tapi jika listrik Negara masuk, tentu kita hanya memikirkan biaya perbulannya saja. Sementara bagi keluarga yang kurang mampu, hanya menggunakan pelita,” paparnya.

Jika mesin genset atau dompeng rusak, masyarakat terpaksa harus menyalakan pelitanya untuk menerangi kegelapan dimalam hari. Ini semua terus akan dirasakan warga Pengayang jika listrik belum masuk ke desa tersebut. (Ed/KN)