1.800 Personel Amankan Kedatangan Presiden Di Pontianak

Sebanyak 1.800 personel disiapkan untuk mengamankan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono terkait peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong ke VIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-39 di Pontianak, 30-31 Mei. <p style="text-align: justify;">"Mereka akan bertugas selama empat hari mulai H min dua," kata Ketua Satuan Tugas Pengamanan VVIP, Kolonel Infanteri Toto Rinanto usai rapat gabungan persiapan kedatangan Presiden di Pontianak, Jumat sore.<br /><br />Menurut Toto Rinanto, pasukan akan disebar di sejumlah lokasi terutama yang menjadi pusat kegiatan Presiden.<br /><br />"Ada tiga lokasi utama yakni Bandar Udara Supadio, Pendopo Gubernur Kalbar dan A Yani Mega Mall," kata Toto Rinanto yang juga Komandan Korem 121/ABW itu.<br /><br />Ia melanjutkan, dua hari lalu sudah melakukan rapat awal yang melibatkan TNI dan Polri.<br /><br />"Karena sesuai prosedur tetap, TNI yang mengamankan kedatangan VVIP seperti Presiden dan Wakil Presiden," katanya.<br /><br />Satgas Pengamanan membentuk Sub Satgas yakni untuk bandara ditangani TNI AU, wilayah oleh Kodim, serta pengawalan, rute dan parkir oleh Komandan POM Kodam XII Tanjungpura.<br /><br />Presiden dijadwalkan tiba di Bandara Supadio Pontianak pada Senin (30/5) pukul 12.25 WIB dan menuju Pendopo Gubernur Kalbar. Rute yang dilalui Jalan A Yani II dan Jalan A Yani I.<br /><br />Setelah menginap semalam, Presiden akan memberi sambutan dalam peringatan puncak BBGRM VIII dan HKG PKK ke-39.<br /><br />Satgas Pengamanan akan menerapkan sistem buka tutup di rute yang dilalui.<br /><br />Toto Rinanto meminta masyarakat menghindari jalan yang menjadi lintasan Presiden dan rombongan serta lokasi acara pada jam tertentu.<br /><br />Sedangkan untuk peserta SNMPTN yang dipusatkan di Universitas Tanjungpura Pontianak, juga diharapkan dapat mematuhi jadwal tersebut.<br /><br />Presiden rencananya akan menggunakan pesawat kepresidenan yang baru, jenis Boeing 737 – 800 dan Bandara Supadio siap untuk didarati.<br /><br />Sekretaris Daerah Pemprov Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie mengatakan, rapat gabungan tersebut lebih banyak menyiapkan hal teknis kedatangan Presiden dan kegiatannya.<br /><br />"Secara keseluruhan, Kalbar sudah siap. Kecuali rencana kegiatan yang perlu disepakati lagi, dan akan ada finalisasi acara," kata M Zeet.<br /><br />Salah satu yang diperhatikan adalah keamanan makanan karena melibatkan pihak ketiga.<br /><br />"Ini yang diperketat dan melibatkan Balai POM, dokter serta juru masak kepresidenan," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>