Home / Tak Berkategori

1659 Orang Siap Sensus Ternak Di Kalsel

- Jurnalis

Kamis, 12 Mei 2011 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 1659 orang siap melakukan sensus ternak di seluruh wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) yang akan dimulai pada awal Juni 2011. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Peternakan Kalimantan Selatan Maskamian Anjam di Banjaramasin, Kamis, mengatakan sensus tersebut untuk memastikan data ril jumlah dan potensi ternak di Kalsel.<br /><br />"Sebelumnya sekitar 44 tahun lalu, sensus ternak juga pernah dilaksanakan di Indonesia, dan kini kembali dilakukan untuk mendapatkan data pasti ketersediaan ternak terutama sapi dan kerbau secara nasional," katanya.<br /><br />Menurut dia, data ternak yang didapat dari masing-masing dinas peternakan di kabupaten dan kota di Kalsel selama ini hanya berdasarkan potensi di desa saja, tidak sampai data per kepala keluarga.<br /><br />Sedangkan dalam sensus ini, kata dia, petugas langsung mendata dengan mendatangi kesetiap kepala keluarga di Kalsel terutama yang memiliki ternak.<br /><br />"Namun demikian kita berharap data yang telah dikumpulkan di dinas-dinas tidak akan jauh berbeda dengan hasil sensus," katanya.<br /><br />Dari sensus tersebut, kata dia, akan diketahui berapa jumlah sapi secara keseluruhan, berapa jumlah sapi yang siap dipotong, yang akan melahirkan, yang mati dan masih dalam proses pertumbuhan.<br /><br />Dari data yang berhasil dikumpulkan, maka akan dianalisa berapa kelebihan dan dan berapa kekurangan sektor peternakan, dengan demikian pemerintah akan lebih mudah menentukan progam dan langkah-langkah yang akan dilakukan.<br /><br />Sedangkan populasi sapi di Kalsel mencapai 223.000 ekor. Dengan jumlah tersebut kebutuhan daging di seluruh daerah di Kalsel cukup, sehingga tidak perlu mendatangkan dari luar daerah.<br /><br />Sebelumnya, Kalsel ditetapkan menjadi sumber bibit sapi potong di kawasan Kalimantan, mengingat populasi ternak sapi di daerah ini merupakan yang terbanyak di empat provinsi Kalimantan.<br /><br />"Jadi Kalsel mendapatkan tugas baru untuk memenuhi tuntutan sebagai sumber bibit sapi potong di wilayah Kalimantan," tambah Maskamian.<br /><br />Diungkapkan, total sapi potong mencapai 210.000 ekor sapi, lebih besar dibandingkan Kalteng yang hanya 66.000 ekor, Kalbar terdapat 60.000 ekor sapi dan Kaltim sebanyak 160 ekor sapi.<br /><br />Saat ini Disnak Kalsel konsen dengan perbaikan mutu generik, seperti sapi Bali dengan upaya peningkatan kelahiran. "Target pengadaan 15.000 ekor sapi tahun lalu sudah terpenuhi 11 ribuan," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa
Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi
Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali
Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau
Pemprov Kaltara Himbau PT. KIPI Serap Tenaga Kerja Lokal
Sekda Sintang Hadiri Sertijab Camat Binjai Hulu, Dorong Kades Buat Plang Nama Kampung
Kawasan Pedalaman Sintang Alami Banjir, Ini Kata Bupati Sintang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:06 WIB

Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:24 WIB

Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali

Senin, 12 Januari 2026 - 20:45 WIB

Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

Berita Terbaru