Home / Tak Berkategori

19 Warga Dari 2 Kecamatan Pasang Alat KB Gratis

- Jurnalis

Rabu, 18 Mei 2011 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Sekadau melalui Kantor KB dan Pemberdayaan Perempuan mengirim 19 warga yang kurang mampu dari Kecamatan Nanga Taman dan Kecamatan Sekadau Hulu untuk mengikuti pemasang alat kontrasepsi secara gratis. Maksud dan tujuan dipasangnya alat kontrasepsi ini adalah bagi rumah tangga kurang mampu. <p style="text-align: justify;">“Keluarga Kurang Mampu (KKM) dikategorikan yang memiliki anak dari 8 sampai 9 orang,” kata Kepala Kantor Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau, Joko pada kalimantan-news baru-baru ini.<br /><br />upaya pemerintah untuk membantu warga yang kurang mampu, bahkan urusan keluarga berencana juga jadi target pemerintah, untuk mengurangi angka kelahiran bagi ibu-ibu yang berekonomi lemah.<br /><br />Menurut Joko, program yang pasang alat kontrasepsi gratis oleh pemerintah provinsi ini dimaksud, untuk menghentikan selamanya proses kehamilan bagi KKM.<br /><br />“Sebanyak 19 orang warga ini, tiga di antaranya adalah warga kecamatan Sekadau Hulu. Sedangkan dari kecamatan Nanga Taman sebanyak 16 orang,”tukasnya.<br /><br />Untuk kecamatan lain akan dikirim secara bertahap sementara masih dalam pendataan dari bidan atau kepala pusat kesehatan desa (puskesdes), setelah didata barulah akan dikirim sesuai program dari Pemprov Kalbar.<br /><br />Sebelum berangkat warga kurang tersebut sebelum dicek kesehatan di puskesmas terdekat. Jika desa yang belum ada puskesdes, maka kesehatan mereka dicek oleh bidan yang ada.<br /> <br />“Setelah dinyatakan sehat, barulah dikirim untuk dilakukan pemasangan alat kontrasepsi secara gratis di Pemprov Kalbar,” sambungnya.<br /><br />Mengenai biaya keberangkatan 19 orang ini, lanjut Joko, semuanya ditanggung pemerintah daerah, baik itu transportasi maupun makan minum selama perjalanan dan berada di Pontianak. <br /><br />“Upaya ini merupakan langkah untuk mengatur angka kelahiran di Kabupaten Sekadau. Supaya ke depan anak-anak Sekadau dapat mengenyam pendidikan bila program ini dapat berjalan dengan baik,” harap Joko. Sembari mengatakan bahwasanaya dengan adanya pengaturan angka kelahiran tersebut sangat akan bermanfaaat, terutama bagi KKM. <br /><br />“Kalau angka kelahiran bagi KKM bisa dihentikan dengan cara ini, anak-anak akan terjamin, baik kesehatan maupun pendidikan,”pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan
Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa
Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi
Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali
Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau
Pemprov Kaltara Himbau PT. KIPI Serap Tenaga Kerja Lokal
Sekda Sintang Hadiri Sertijab Camat Binjai Hulu, Dorong Kades Buat Plang Nama Kampung

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:43 WIB

Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:06 WIB

Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:24 WIB

Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali

Berita Terbaru