Terkonfirmasi Positif Covid-19, Satu Warga Tayan Hilir Meninggal Dunia

- Jurnalis

Jumat, 4 Desember 2020 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemakaman Pasien Covid-19 yang Meninggal

i

Pemakaman Pasien Covid-19 yang Meninggal

SANGGAU, KN – Satu warga Kecamatan  Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau berinisial DS (19) tahun yang merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan dinyatakan meninggal dunia di Pontianak, Jumat, (4/12/2020).

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Tayan Hilir Iptu Sagi, ia mengungkapkan pada 20 November 2020 lalu, DS dirawat di Rumah Sakit Soedarso Pontianak dengan keluhan penyakit gejala demam, batuk pilek sepulang dari Pontianak. Kemudian, tanggal  30 November 2020 dilakukan Tes Swab RT–PCR SARS CoV–2 di Laboratorium Rumah Sakit Sudarso dengan hasil reaktif.

Kapolsek melanjutkan, pada 1 Desember 2020 lalu, sekira pukul 04.30 WIB, selama dua hari dirawat di Rumah Sakit Sudarso  belum ada perkembangan kondisi pasien. Dokter kemudian memberitahukan bahwa pasien membutuhkan darah sebanyak dua  kantong. Pihak Keluarga langsung membeli darah di PMI.

“Setelah darah siap, darah tersebut tidak bisa ditransfusikan karena pasien mengalami penyakit alergi. Pasien kemudian di tes usap (Swab Test) dengan hasil diagnosa dinyatakan positif Covid–19. Lalu, pasien dimasuk di ruang isolasi. Namun, Jumat, sekira pukul 01.00 WIB pasien meninggal dunia di Rumah Sakit Soedarso,” jelasnya.

Jenazah pasien kemudian dibawa pulang ke kampung halamannya di di Dusun Sungai Putat, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir untuk dimakamkan. Selanjutnya dilakukan proses pemulasaran sesuai prosedur penanganan Covid–19 .

“Keluarga korban telah menyetujui proses pemulasaran dan pemakaman sesuai dengan prosedur penanganan Covid–19. Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan kondusif,” tegasnya.

Kapolsek menginformasikan bahwa petugas yang mengikuti pemakaman dengan standar Covid–19 tersebut yakni dua anggota kepolisian, tiga anggota TNI dari koramil setempat dan dibantu warga setempat berjumlah sepuluh orang.

Menurutnya, memang sempat terjadi debatable, namun setelah dilakukan pertemuan bersama oleh satuan tugas kecamatan, maka segera diambil tindakan penanganan dengan standar Covid–19. Proses pemakaman juga berjalan dengan lancar.

“Pemakaman sudah dilakukan setelah Salat Jumat. Pastinya dengan protokol Covid–19. Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala,” ujarnya menegaskan.(Bry/SB)

Berita Terkait

Gawai Nosu Minu Podi ke-I Resmi Dibuka, Bupati Sanggau Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Dayak
Bupati Sanggau Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Sungai Dangin
Gelar Konsolidasi, Jumadi Ajak Warga NTT di Sanggau Solid Menangkan PDIP di 2024
Raih Gelar Magister Jumadi: Pendidikan tidak kenal umur asal ada tekad
Refleksi Harlah Pancasila 1 Juni Ketua DPR Sanggau Ajak Masyarakat Rawat Persatuan Jelang Pemilu 2024
Gawai Dayak di Desa Pandan, Ketua DPRD Sanggau Ajak Masyakarat Perkuat Gotong Royong
Jumadi Resmikan Asrama Putra di HUT ke-38 SMP Kristen Setia Bakti Empaong 
Politisi Hanura Ajak Masyarakat Bersatu Padu Wujudkan Merdeka Belajar

Berita Terkait

Senin, 9 Juni 2025 - 20:21 WIB

Gawai Nosu Minu Podi ke-I Resmi Dibuka, Bupati Sanggau Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Dayak

Jumat, 6 Juni 2025 - 19:37 WIB

Bupati Sanggau Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Sungai Dangin

Sabtu, 9 September 2023 - 17:37 WIB

Gelar Konsolidasi, Jumadi Ajak Warga NTT di Sanggau Solid Menangkan PDIP di 2024

Rabu, 9 Agustus 2023 - 15:53 WIB

Raih Gelar Magister Jumadi: Pendidikan tidak kenal umur asal ada tekad

Rabu, 31 Mei 2023 - 13:23 WIB

Refleksi Harlah Pancasila 1 Juni Ketua DPR Sanggau Ajak Masyarakat Rawat Persatuan Jelang Pemilu 2024

Berita Terbaru