Hadiri Misa Dange Inkulturasi, Fransiskus Diaan Akan Selesaikan Pembangunan Gereja Paroki Mendalam

- Jurnalis

Selasa, 27 April 2021 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Fransiskus Diaan Saat memberikan sambutan di Paroki Mendalam.

KAPUAS HULU,KN – Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengikuti Misa Dange Inkulturasi di Pusat Paroki Santo Antonius dari Padua Mendalam. Selasa (27/4)

Kegiatan misa dilaksanakan di Gereja Paroki Santo Antonius dari Padua Mendalam. Misa Dange Inkulturasi merupakan simbol satu kesatuan dari upacaya rohani pada masa lalu dengan ibadah secara Agama Katolik.

Dahulu, Dange ini dilakukan secara khusus yang tata cara ibadatnya masih  menggunakan cara yang lama sesuai warisan leluhur. Tetapi, sejak Tahun 1987 almarhum Pastor Ding, SMM yang bertugas di Paroki Padua Mendalam, banyak menerjemah Ibadat Misa dalam bahasa Kayaan, dan seterusnya lalu digabungkan dalam upacara Dange sekaligus Misa karena masuknya pengaruh Gereja Katolik.

Dalam artian yang lebih luas, misa Dange Inkulturasi adalah peleburan antara tradisi gereja Katolik Roma dengan budaya setempat, atau iman Katolik dan budaya setempat menjadi satu kesatuan yang utuh dalam upacara liturgis.

Maka misa inkulturasi secara katolik untuk Pembukaan Upcara Adat Dange sekarang sudah menjadi sebuah kebiasaan setiap tahunnya.

Pada acara tersebut, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyampaikan, Gereja Santo Antonius dari Padua Mendalam memiliki banyak sekali kenangan.

Ia kemudian menceritakan pengalaman iman masa kecilnya di Mendalam yang menjadi memori yang manis, sekaligus pengembangan  nilai ke-Katolik-an yang menjadi sejarah pejalanan iman bagi Bupati Fransiskus Diaan.


“Pada masa kecil, saya banyak menghabiskan waktu di Mendalam, yang mana saya dibaptis secara Katolik serta memperoleh Sakramen Krisma di Gereja Santo Antonius dari Padua Mendalam,” ungkapnya.

Selain itu, terhadap pembangunan Gereja Mendalam, Fransiskus Diaan berjanji akan menyelesaikan segala proses pembangunan hingga benar-benar selesai.

Politisi PDI Perjuangan itu mengakui, bahwa anggaran pembangunan gereja dari pemerintah memang kecil, namun dirinya akan berusaha dengan kemampuan yang dimilikinya untuk memenuhi segala kekeurangannya dalam pembangunan gereja.

Bupati Fransiskus Diaan juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Mendalam atas dukungannya sehingga bisa menjadi kepala daerah.

“Saya sangat memahami keadaan di Mendalam, sehingga dengan segala upaya akan memberikan yang terbaik, secara khusus bagi masyarakat Mendalam dan Kapuas Hulu secara umum,” ujarnya.

Berita Terkait

Siaga Sebelum Bencana, Dinsos–Tagana Melawi Pastikan Dapur Umum Siap Operasi
Kopi Liberika Katab Kebahan Melawi, Warisan Adat yang Disiapkan Menembus Pasar Dunia
Jemput Bola Validasi Data, Dinsos Melawi Sisir Desa Cegah Bansos Salah Sasaran
Kapolres Melawi Perkuat Bhabinkamtibmas, Fokus Cegah Konflik dan Jaga Desa
Kuasai Aset Negara Usai Pensiun, Belasan Eks ASN Dilaporkan ke Polisi
Pangkalan Mahkota Juang Melawi Salurkan LPG 3 Kg, Warga Sangat Merasa Terbantu
Karhutla Mengancam, Polres Melawi–Manggala Agni Tancap Gas Lakukan Pemadaman
Respons Kilat Call Center 110, Pamapta Polres Melawi Evakuasi Korban Laka Lantas di Desa Labang

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:02 WIB

Siaga Sebelum Bencana, Dinsos–Tagana Melawi Pastikan Dapur Umum Siap Operasi

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:52 WIB

Kopi Liberika Katab Kebahan Melawi, Warisan Adat yang Disiapkan Menembus Pasar Dunia

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:30 WIB

Jemput Bola Validasi Data, Dinsos Melawi Sisir Desa Cegah Bansos Salah Sasaran

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Melawi Perkuat Bhabinkamtibmas, Fokus Cegah Konflik dan Jaga Desa

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:07 WIB

Kuasai Aset Negara Usai Pensiun, Belasan Eks ASN Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru