Dari 30.000 peserta Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim pada Juni 2011, sebanyak 23.700 peserta di antaranya bisa bertatap muka langsung dengan presiden. <p style="text-align: justify;">"Peserta Penas memang ada 30 ribu orang, namun daya tampung Stadion Madya Tenggarong Seberang hanya 23.700, di dalam stadion itulah presiden dijadwalkan membuka Penas," kata Ketua Panitia Penas Kutai Kartanegara (Kukar) Harjanto Bachroel di Tenggarong, Kamis. <br /><br />Bachroel yang juga Sekretaris Kabupaten Kukar ini melanjutkan, berdasarkan jadwal yang telah diatur, bahwa Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan membuka Penas KTNA XIII di Satdion Madya Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar. <br /><br />Sebanyak 23.700 orang yang berada di dalam stadion itu rinciannya adalah, sebanyak 400 orang berada di panggung kehormatan (VVIP) yang akan diisi presiden dan sejumlah menteri. <br /><br />Kemudian di panggung VIP ada 200 orang dan VIP Tribun sebanyak 1.000 orang. Sedangkan untuk peserta KTNA dibagi dalam tiga lokasi yakni, di tenda 3.200 orang, tribun barat 9.500 orang dan di tribun timur 11.000 orang. <br /><br />Hingga saat ini, lanjutnya, berdasarkan data terakhir yang dilaporkan Ketua KTNA Kaltim HM Yadi Sopiannor, jumlah peserta resmi yang telah mendaftar secara tertulis berjumlah 22.500 orang, diperkirakan masih akan bertambah hingga 24.500 orang. <br /><br />Jumlah tersebut belum termasuk peserta penggembira, kelompok penampil seni budaya, olahraga dari masing-masing daerah, peninjau dan lainnya, sehingga total diperkirakan mencapai 30.000 orang. <br /><br />Kemudian untuk mengantisipasi kemacetan jalan, maka khusus pada acara pembukaan, Jembatan Kutai Kartanegara tidak akan digunakan untuk kendaraan umum, namun hanya untuk kendaraan yang telah ditetapkan oleh panitia. <br /><br />Dia melanjutkan, pergerakan peserta dari Kota Tenggarong menuju lokasi acara atau Tenggarong Seberang, akan diarahkan melalui Dermaga Tenggarong menuju pelabuhan Penas yang akan dibangun. <br /><br />"Untuk menuju lokasi pembukaan, hanya ada kendaraan presiden dan gubernur. Peserta akan diangkut dengan bus dan langsung kembali. Jembatan Kertanegara hanya akan dilalui kendaraan yang menggunakan stiker demi kelancaran acara," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>











