MELAWI-KN. Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar Polres Melawi, Senin (19/1/2026), bukan sekadar ritual keagamaan. Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon menegaskan, kegiatan tersebut menjadi pengingat tegas agar seluruh personel tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menegakkan moral dan integritas.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Shirotul Jannah Polres Melawi ini diikuti Kapolres, Wakapolres, Pejabat Utama (PJU), perwira, seluruh personel Polres Melawi yang beragama Islam, serta Bhayangkari. Tausiah disampaikan Ustaz Ridwan.
Kapolres menyampaikan bahwa Isra Mi’raj harus menjadi momentum peningkatan keimanan dan ketakwaan, bukan sekadar seremonial yang berlalu begitu saja. Ia menekankan, nilai-nilai keagamaan harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas kepolisian, terutama dalam aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, diharapkan personel Polres Melawi dapat semakin meningkatkan iman dan takwa, serta mengimplementasikannya dalam bentuk pelayanan yang humanis, kepedulian sosial, dan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Dalam tausiah, Ustaz Ridwan menegaskan bahwa Isra Mi’raj adalah perjalanan spiritual yang meneguhkan keteladanan, keikhlasan, dan kewajiban shalat sebagai pondasi utama kehidupan. Pesan itu dipertegas sebagai pengingat agar personel Polri tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga kuat secara moral.
Ustaz Ridwan mengajak personel Polres Melawi menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan sikap dan tindakan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun saat bertugas.
Peringatan Isra Mi’raj di Polres Melawi berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Namun, pesan yang disampaikan tidak boleh berhenti pada acara semata, melainkan harus menjadi cermin nyata dalam kinerja dan perilaku anggota Polri di tengah masyarakat. (Ira)














