BOGOR, KN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, bersama Wakil Gubernur Ingkong Ala, S.E., M.Si, Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., dan Forkopimda Kaltara menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).
Rakornas tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dengan mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesamaan langkah antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program prioritas nasional yang berpihak kepada masyarakat.
Presiden Prabowo juga menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah terus memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Masyarakat menginginkan pemimpin yang adil, jujur dan bekerja untuk kepentingan rakyat,” kata Presiden.
Ia menilai Rakornas ini menjadi momentum penting karena hampir seluruh unsur pemerintah, baik pusat maupun daerah dapat bertatap muka dan menyamakan visi pembangunan.
“Ini adalah harapan semua rakyat kita dan hari ini bagi saya adalah suatu kesempatan yang baik bahwa saya bisa bertatap muka dengan hampir bisa dikatakan 99 persen pemerintah Republik Indonesia dari tingkat pusat hingga daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa Rakornas ini memberikan motivasi dan dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat dalam merealisasikan kebijakan pusat.
Ia menyebut arahan Presiden sangat jelas dan memberikan motivasi besar bagi seluruh kepala daerah untuk melaksanakan program nasional secara optimal.
“Kami dimotivasi untuk bergerak, bukan lagi berlari, tapi berlari dengan kencang dan diharapkan semua kepala daerah harus bisa melaksanakan apa yang sudah menjadi kebijaksanaan pimpinan pusat,” kata Gubernur.
Zainal juga menyinggung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus nasional. Ia menyebut Kaltara telah bergerak di sektor ini, namun masih perlu penambahan lahan pertanian untuk meningkatkan produksi pangan.
“Ketahanan pangan kita sudah bergerak semua, kita hanya perlu menambah lahan baru dan kawasan sawah yang baru untuk bisa meningkatkan produksi beras di Kaltara. Karena secara rasional ketahanan pangan sudah sangat baik,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam menjalankan arahan Presiden terkait pengelolaan anggaran daerah secara tertib, transparan dan sesuai aturan.
Zainal berharap Rakornas ini dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Kami akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor di Kaltara agar semua program nasional dapat berjalan efektif di tingkat daerah,” pungkasnya. (dkisp)














