SINTANG, KN — Ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Kristus Raja Katedral Sintang melaksanakan kunjungan ke Paroki Santa Maria Tanpa Noda di Nanga Kemangai, Kecamatan Ambalau, Sabtu (11/4), dalam rangka pelantikan pengurus WKRI ranting setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Sabina Kartinah resmi dilantik sebagai Ketua WKRI Ranting Santa Maria Tanpa Noda Ambalau untuk masa bakti mendatang.
Rangkaian acara diawali dengan perayaan misa yang dipimpin oleh Pastor Paroki, Stefanus Suwandi, dan diikuti oleh umat serta anggota WKRI setempat. Suasana khidmat menyertai seluruh prosesi hingga pelantikan berlangsung.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPC WKRI Kristus Raja Katedral Sintang, Nelly Heatubun, yang hadir langsung dari Kota Sintang. Kehadirannya di wilayah yang tergolong terpencil tersebut menjadi simbol komitmen dan perhatian terhadap pengembangan organisasi hingga ke tingkat ranting.
Dalam sambutannya, Nelly Heatubun menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus WKRI Ranting Santa Maria Tanpa Noda periode sebelumnya. Pengabdian dan kerja keras ibu-ibu sekalian telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi organisasi kita di wilayah Ambalau ini,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan kepada pengurus yang baru dilantik agar mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat baru.
“Selamat kepada Sabina Kartinah beserta seluruh pengurus baru. Saya berharap kepengurusan ini mampu melanjutkan kepemimpinan dengan semangat yang lebih segar dan inovatif. WKRI adalah wadah pemberdayaan perempuan Katolik. Mari kita buktikan bahwa perempuan Ambalau bisa menjadi agen perubahan yang membawa damai dan kesejahteraan,” tambahnya.
Sementara itu, Pastor Paroki Ambalau, Stefanus Suwandi, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran jajaran DPC WKRI Sintang yang telah datang langsung ke Nanga Kemangai.
“Kami sangat terharu karena ibu-ibu berkenan hadir di tempat kami yang cukup terpencil ini. Kehadiran ini menjadi suntikan semangat dan motivasi bagi WKRI di Ambalau,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan mendorong peran aktif perempuan dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.
“Peran perempuan sangat sentral, terutama di wilayah pedalaman seperti Ambalau. Saya akan terus mendorong ibu-ibu WKRI untuk tidak lelah berkarya, mulai dari lingkungan keluarga hingga kegiatan gereja,” tegasnya.
Ketua WKRI Ranting Ambalau yang baru dilantik, Sabina Kartinah, menyampaikan optimisme dalam menjalankan tugasnya ke depan.
“Tantangan ke depan tidak mudah, tetapi dengan dukungan dari DPC, bimbingan pastor paroki, serta kebersamaan anggota, kami optimis bisa melangkah lebih maju. Mari kita bekerja sama untuk mewujudkan WKRI yang solid, dinamis, dan bermanfaat bagi semua,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan Katolik, khususnya di wilayah pedalaman, agar semakin aktif dalam kehidupan gereja dan masyarakat.











