SINTANG, KN – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi, mengajak seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang untuk terus menjaga soliditas dan memperkuat kerja sama dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Pesan tersebut disampaikan Helmi saat menghadiri kegiatan halal bihalal yang digelar di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang pada Rabu (15/4/2026). Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni, beserta seluruh jajaran pegawai, penceramah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Helmi menegaskan bahwa halal bihalal merupakan tradisi khas Indonesia yang mengandung makna mendalam, terutama dalam mempererat hubungan antarsesama. Momentum ini dinilai sangat tepat untuk memperkuat silaturahmi setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang saling bermaafan, tetapi juga sebagai sarana memperkokoh sinergi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan diterapkan dalam lingkungan kerja sehari-hari.
Helmi juga berharap seluruh amal ibadah selama Ramadan dapat diterima serta menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas diri, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menyoroti peran strategis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam pembangunan daerah. Menurutnya, sektor pendidikan memegang kunci utama dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan momentum halal bihalal sebagai titik awal memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di Kabupaten Sintang. Kekompakan internal, semangat kerja, serta kolaborasi yang baik dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Helmi juga menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai yang terkandung selama Ramadan, seperti kejujuran, disiplin, kesabaran, dan kepedulian sosial, sebagai landasan dalam bekerja. Ia mendorong seluruh pegawai untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta memperkuat rasa kebersamaan agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.











