SINTANG, KN – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka memeriahkan Hari Buruh Internasional, Minggu (03/05/2026), di Eks Lapter Susilo Sintang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, Dandim 1205 Sintang Letkol Arm Anggit Wijaksono, Ketua TP PKK Kabupaten Sintang Ny. Hermina Bala, Sekretaris Daerah Sintang Kartiyus, anggota DPRD Sintang H. Senen Maryono, Plt Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Yustinus J, jajaran OPD, perwakilan buruh, serta peserta jalan sehat.
Dalam sambutannya, Bupati Sintang menyampaikan bahwa dirinya memahami kehidupan buruh karena pernah berada di posisi tersebut sebelum menjabat sebagai kepala daerah.
“Saya ini sebenarnya seorang buruh yang kemudian menjadi Bupati Sintang. Karena itu saya memahami betul keberadaan buruh,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pada hari Minggu dimaksudkan agar para buruh dapat berpartisipasi tanpa mengganggu waktu kerja.
“Kita laksanakan hari Minggu karena hari libur, sehingga buruh bisa ikut tanpa meninggalkan pekerjaan,” tambahnya.
Terkait hubungan antara pengusaha dan buruh, Bupati menekankan pentingnya keseimbangan kepentingan kedua belah pihak. Menurutnya, buruh menginginkan upah tinggi, sementara pengusaha berupaya menekan biaya operasional. Dalam hal ini, pemerintah berperan sebagai penengah melalui kebijakan upah minimum.
“Saya ingin ada keseimbangan antara kepentingan pengusaha dan pekerja. Jika stabil, perekonomian bisa tumbuh dengan baik,” jelasnya.
Ia juga menilai bahwa situasi yang kondusif tanpa konflik akan memberikan dampak positif bagi dunia usaha, termasuk meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan dalam memberikan dukungan pembiayaan.
Ketua panitia kegiatan, Kartiyus, menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional di Sintang dimeriahkan dengan jalan sehat, pembagian 2.000 kupon, penyaluran 405 paket sembako, serta pemberian piagam penghargaan kepada para buruh.
“Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dan donasi dari berbagai perusahaan. Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin demi meningkatkan kesejahteraan buruh,” ujarnya.
Perwakilan badan usaha, Yunus, menegaskan bahwa buruh merupakan pilar penting bagi keluarga dan bangsa. Ia berharap hubungan antara pengusaha dan pekerja dapat terus harmonis.
“Kita ingin buruh dan pengusaha sama-sama maju, tumbuh bersama, dan menciptakan suasana kerja yang adil, aman, serta sejahtera,” katanya.
Sementara itu, perwakilan serikat pekerja Kabupaten Sintang, Edi Safari, menyampaikan bahwa Hari Buruh Internasional menjadi momentum untuk memperjuangkan keadilan dan pemenuhan hak-hak pekerja.
Ia juga menyoroti tantangan ke depan, termasuk perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan yang dikhawatirkan berdampak pada tenaga kerja.
“Kami berharap ada sinergi antara buruh, pemerintah, dan pengusaha agar hubungan industrial tetap sehat dan seimbang,” ungkapnya.
Kegiatan jalan sehat ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sintang bekerja sama dengan pengusaha dan organisasi buruh. Acara secara resmi dilepas oleh Bupati Sintang dengan rute mengelilingi kawasan eks lapangan terbang Susilo.











