Pengurus Daerah Federasi Panjat Tebing Indonesia, Kalimantan Barat, optimistis sejumlah atletnya lolos seleksi di ajang Pra PON XVIII yang dijadwalkan berlangsung di Semarang, Juni mendatang. <p style="text-align: justify;"><br />"Untuk di kelas speed atau kecepatan, ada dua atlet yang sudah menembus angka enam detik untuk ketinggian tebing 15 meter," kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengda Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalbar, Hery Supianto di Pontianak, Senin.<br /><br />Kedua atlet tersebut Yulianus Antariksa Pia (Kabupaten Sanggau) dan Nicolas Syamsuddin (Kabupaten Kapuas Hulu). Menurut Hery, enam detik merupakan catatan waktu setara dengan atlet tingkat nasional.<br /><br />Ia berharap, kedua atlet tersebut mampu mencatat hasil lebih baik lagi supaya saat bertarung di Pra PON bisa mencapai angka maksimal.<br /><br />Ia menambahkan, ada 18 atlet yang dibina secara intensif oleh FPTI Kalbar sejak tiga bulan terakhir untuk mengikuti seleksi Pra PON XVIII.<br /><br />"Mereka dibagi dalam dua tim. Satu tim berjumlah 13 orang dilatih di Kalbar, sisanya di klub panjat tebing di Jawa Timur," kata dia.<br /><br />Sejumlah kelas yang akan diikuti di antaranya "lead" putra putri, "boulder" putra putri, beregu putra putri dan tim "mix".<br /><br />"Secara keseluruhan, kami menargetkan ada lima atlet yang lolos seleksi dan berhak ikut PON XVIII di Riau, tahun 2012," kata Hery Supianto.<br /><br />Saingan terberat dalam cabang olahraga tersebut dari provinsi Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali dan Kalimantan Timur.<br /><br />Kalbar pada PON sebelumnya menempati peringkat 20 besar di cabang olahraga tersebut.<br /><br />"Harapan kami di Pra PON kali ini menempati peringkat 10 besar," kata dia. <strong>(phs/Ant)</strong></p>











