Bupati Sintang Milton Crosby mengatakan kalau pihaknya bertekad mewujudkan ketahanan pangan daerah di Bumi Senentang. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui program satu kecamatan 500 hektar sawah. <p style="text-align: justify;">“Untuk mewujudkan ketahanan pangan daerah, kita memiliki potensi yang sangat mendukung. Khusunya dalam hal ketersediaan lahan. Contohnya di desa Mertiguna yang mencapai 200 hektar dan di Kelam Permai yang mencapai 1000 hektar yang bisa cetak baru. Belum lagi di Dedai, Kayan Hilir maupun sejumlah kecamatan lainnya,” kata Milton pada pada kalimantan-news Selasa (10/05/2011).<br /> <br />Milton mengharapkan, program satu kecamatan 500 hektar sawah diharapkan bisa panen minimal satu tahun sekali. Saat ini, program tersebut sebagian telah terealisasi disejumlah daerah.<br /><br />“Capaian program ini sekitar 50 persen sudah dimulai. Kedepan, akan kita kejar percetakan sawah baru sesuai dengan program yang telah kita canangkan,” timpalnya.<br />Dikatakanya, program satu kecamatan 500 hektar sawah terkosentrasi disejumlah daerah yang merupakan eks transmigrasi salah satunya Desa Solam Raya yang bisa panen dua kali setahun.<br /><br />“Saya berharap tidak hanya Solam Raya saja yang mampu panen dua kali dalam setahun. Tetapi daerah lain juga harus melakukan upaya yang sama. Meski saat ini, pertanian kurang menjadi primadona karena harga komoditi karet yang tinggi,” ulasnya.<br /><br />Milton menuturkan, salah satu kendala yang membuat ketahan pangan daerah sampai saat ini belum bisa diwujudkan dikarenakan masyarakat Sintang belum memiliki penangkaran bibit hewan atau bahan pangan. Padahal, penangkaran merupakan elemen penting untuk mewujudkan tujuan itu.<br /> <br />“Akibat kendala itu, kebutuhan pangan Sintang harus disuplai dari daerah lain. Dengan adanya kondisi itu, saya memiliki komitmen untuk mewujudkan ketahanan pangan daerah. Oleh karena itu, saya berharap kepala dinas proaktif sehingga target bisa tercapai,” katanya.<strong>(*)</strong></p>











