Bupati Sanggau Ir Setiman H Sudin membenarkan rencana penyertaan modal dari pemkab Sanggau kepada PDAM Sanggau pada tahun 2011. Total anggaran yang sudah disiapkan oleh pemkab Sanggau menurutnya mencapai Rp 3 miliar, dan tinggal menunggu persetujuan dari pihak DPRD Sanggau sebelum direalisasikan. <p style="text-align: justify;">“Kita menilai penyertaan modal ini menjadi hal yang penting, karena PDAM menjadi satu diantara tolak ukur keberhasilan pelayanan publik kepada masyarakat Kabupaten Sanggau. Dengan penyertaan modal ini maka diharapkan bukan hanya masyarakat berpenghasilan tinggi saja yang bisa mendapatkan air bersih namun juga masyarakat tidak mampu,” tandasnya.<br /><br />Dengan sambungan baru yang ditargetkan mencapai 2000 untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 1000 sambungan untuk keluarga yang tergolong mampu menurutnya, maka dirinya yakin bahwa pelayanan air bersih di Sanggau akan tergolong dalam kondisi yang sehat. Karena sudah diketahui selama ini sudah tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait air bersih ini.<br /><br />“Sejak beberapa tahun belakangan memang PDAM Sanggau sudah tergolong pada pelayanan sehat, untuk itu perlu upaya perluasan pelayanan kepada masyarakat. Dan ini satu diantara cara kita untuk meningkatkan pelayanan tersebut, kebetulan saja pihak ketiga dalam hal ini USAID bersedia membantu kita bagi pelanggan baru yang tergolong tidak mampu,” tandasnya.<br /><br />Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Suwondo, ketika dikonfirmasi secara terpisah mengatakan pihaknya sangat berharap apa yang sudah direncanakan berjalan sesuai dengan target yang sudah ditentukan. Pasalnya pemasangan sambungan yang disubsidi pemkab Sanggau tersebut menyangkut kebutuhan air bersih masyarakat Sanggau.<br /><br />“Pada prinsipnya lembaga DPRD Sangat setuju dengan penyertaan modal yang dilakukan pemkab Sanggau kepada pihak PDAM. Dan kita minta apa yang direncanakan berjalan sesuai dengan ketentuan awal, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses air bersih di wilayah ini guna meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ungkapnya.<strong>(phs) </strong></p>











