Home / Tak Berkategori

Agum : Semuanya Tergantung Pada Sidang EXCO FIFA

- Jurnalis

Senin, 23 Mei 2011 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar mengatakan, status Indonesia pascagagalnya pelaksanaan Kongres PSSI di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (20/5), tergantung sidang Komite Eksekutif (EXCO) FIFA. <p style="text-align: justify;">Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar mengatakan, status Indonesia pascagagalnya pelaksanaan Kongres PSSI di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (20/5), tergantung sidang Komite Eksekutif (EXCO) FIFA.<br /><br />"Semuanya tergantung sidang EXCO FIFA 30 Mei nanti. Di situ semuanya akan dibahas termasuk pelaksaan Kongres PSSI," kata Agum Gumelar di Kantor PSSI Jakarta, Senin.<br /><br />Menurut dia, dalam sidang yang juga akan dihadiri dirinya dan "acting" Sekjen PSSI Joko Driyono itu, masa depan Indonesia akan dipertaruhkan. Namun demikian, sebelum sidang pihaknya terlebih dahulu akan memberikan laporan resmi.<br /><br />Laporan yang akan dibuat, kata dia, mulai dari saat dirinya bersama dengan tujuh orang lainnya ditunjuk FIFA untuk menjadi anggota Komite Normalisasi mulai 4 April hingga pelaksanaan Kongres PSSI yang akhirnya gagal 20 Mei 2011.<br /><br />"Akan kami susun laporan lengkap berikut harapan-harapan dari masyarakat Indonesia yang tidak menginginkan Indonesia mendapatkan sanksi FIFA," katanya menambahkan.<br /><br />Agum menjelaskan, pihaknya meski belum diketahui apakah akan mempunyai hak pilih pada Kongres FIFA dengan pemilihan Presiden FIFA akan berangkat sesuai dengan jadwal yang ditetapkan 27 Mei 2011.<br /><br />"Jika sanksi diturunkan maka kami tidak punya hak pilih," kata mantan Ketua Umum PSSI periode 1999-2003 itu.<br /><br />Ia menjelaskan, jika nantinya Indonesia benar-benar mendapatkan sanksi dari federasi sepak bola dunia itu, pihaknya berharap tidak terlalu berat. Untuk itu pihaknya meminta dukungan kepada seluruh masyakar agar bisa melobi FIFA.<br /><br />Mantan Danjen Kopassus itu menambahkan, selama ini Komite Normalisasi yang ia pimpin telah berjuang semaksimal mungkin untuk menyelesaikan tugas yang dibebankan oleh FIFA.<br /><br />Dari tiga misi yang ditugaskan baru dua yang mampu diselesaikan yaitu masalah Liga Primer Indonesia dan melaksanakan tugas kesekretariatan PSSI.<br /><br />Satu misi yang hingga kini belum tuntas adalah pelaksanaan kongres PSSI untuk memilih ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Komite Eksekutif PSSI, katanya.<br /><br />Kongres PSSI sebetulnya telah terjadi. Hanya saja kongres dihentikan karena situasi tidak kondusif akibat banyak interupsi dari pemilik suara atau lenih dikenal dengan Kelompok 78. Bahkan kelompok ini dinilai telah melecehkan FIFA.(Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:57 WIB

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Berita Terbaru

Kepala Desa Paal, H. Sukarman saat menerima Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (Dedi Irawan)

Berita

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:57 WIB