Aktivitas KONI Kalteng Lumpuh Total

oleh

Aktivitas Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah lumpuh total bersamaan tidak jelasnya waktu pencairan dana rutin pada Biro Keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk anggaran tahun 2011. <p style="text-align: justify;">Wakil Ketua KONI Provinsi Kalteng Bidang Dana dan Umum, Wahidin Usop, di Palangka Raya, Rabu mengatakan, pihaknya masih menunggu kejelasan alasan pihak Kantor Gubernur Kalteng yang menahan anggaran dana rutin operasional KONI pada APBD Kalteng tahun 2011 sebesar Rp750 juta.<br /><br />Tidak dicairkannya anggaran rutin KONI Kalteng itu menyebabkan sebanyak 27 orang karyawan KONI Kalteng tidak menerima gaji dalam lima bulan sejak Januari 2011. Begitu juga untuk keperluan pembayaran rekening listrik, rekening telepon, biaya pemeliharaan aset dan kendaraan dinas.<br /><br />Menurut Wahidin Usop yang juga dosen Universitas Negeri Palangka Raya (Unpar) itu, sangat tidak tepat kalau pihak Biro Keuangan Kantor Gubernur Kalteng menyebutkan alasan tidak jelasnya penyelesaikan kemelut dalam tubuh KONI.<br /><br />"Kemelut dalam tubuh KONI Kalteng sudah berakhir dengan Surat KONI Pusat nomor:271/UMM/III/11 tertanggal 10 Maret 2011 yang menegaskan tetap mengakui Kepengurusan KONI Kalteng periode 2009-2013 dibawah kepemimpinan Ketua Umum Drs.H.Rinco Norkim," ucapnya.<br /><br />Segelintir kalangan induk cabang olahraga dilingkungan KONI Provinsi Kalteng dengan difasilitasi Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang, menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) pada 17 Februari 2011 di Palangka Raya dengan keputusan tunggal menyatakan mosi tidak percaya dan mengganti sepihak Rinco Norkim sebagai Ketua Umum KONI masa bakti 2009-2011.<br /><br />Setelah melalui polemik berkepanjangan hingga terjadi pengelompokan induk cabang olahraga di Kalteng, KONI Pusat turun tangan dan menyatakan tetap mengakui kepengurusan KONI Provinsi Kalteng 2009-2013 dibawah kepemimpian Ketua Umum Rinco Norkim. amun segelintir pengurus induk cabang olahraga yang mendapat dukungan penuh Gubernur Teras Narang terus berulah, dan dengan kekuasaan menahan anggaran dana operasional KONI Kalteng tahun 2011 sebesar Rp750 juta.<br /><br />Sementara itu Sekretaris KONI Kalteng, Pahmi SE, mengimbau Gubernur Kalteng Teras Narang untuk peduli terhadap nasib karyawan KONI Kalteng yang tidak menerima gaji dalam lima bulan terakhir. "Kita sudah berusaha, dan hanya berharap dari pencairan anggaran dana operasional dari APBD Kalteng tahun 2011 sebesar Rp750 juta itu," katanya.<br /><br />Salah seorang pegawai KONI Provinsi Kalteng, Mulyadi mengaku, sedikit tabungan uang yang dimiliki sudah habis untuk menutupi kebutuhan rumah sehari-hari karena tidak lagi rutin menerima gaji dalam lima bulan terakhir. <strong>(das/ant)</strong></p>