Anggota DPR Deklarasikan "Masyarakat Cinta Baca"

oleh

Anggota Komisi X (Pendidikan, Olah Raga dan Kebudayaan) Rohmani, mendeklarasikan berdirinya "Masyarakat Cinta Baca" (MCB), sebagai sebuh gerakan sosial kemasyarakatan yang bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat. <p style="text-align: justify;">Anggota Komisi X (Pendidikan, Olah Raga dan Kebudayaan) Rohmani, mendeklarasikan berdirinya "Masyarakat Cinta Baca" (MCB), sebagai sebuh gerakan sosial kemasyarakatan yang bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat.<br /><br />"Dengan gerakan MCB ini kita berharap dapat menjadikan indeks baca masyarakat Indonesia naik," kata anggota Fraksi PKS itu melalui surat elektronik kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.<br /><br />Menurut dia, indeks baca masyarakat Indonesia cukup rendah.<br /><br />Ia mengatakan, berdasarkan laporan Human Development Report tahun 2008/2009 yang dikeluarkan Program Pembangunan PBB (UNDP), minat baca masyarakat di Indonesia berada pada peringkat 96 dari negara di seluruh dunia.<br /><br />Sementara untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia hanya unggul atas dua negara, yaitu Kamboja dan Laos.<br /><br />Kondisi ini, katanya, membuat banyak pihak merasa prihatin dengan minat baca bangsa Indonesia.<br /><br />"Saya kira siapa pun orangnya, akan prihatin bila melihat temuan UNDP tersebut. Saya dan beberapa teman-teman yang peduli di dunia pendidikan merasa terpanggil untuk mendirikan gerakan sosial ini," katanya.<br /><br />Menurut dia, saat ini harus dibangun kesadaran bersama, yakni membaca adalah kebutuhan bersama sebagai bangsa yang ingin menjadi negara maju.<br /><br />"Kita tahu betul sejarah negara-negara di dunia. Kemajuan Jepang, Jerman, Amerika, Korea dan negara-negara lainnya berawal dari tradisi membaca yang baik. Rasa penasaran terhadap segala hal dan tidak pernah puas dengan kemajuan yang telah dicapai sehingga mendorong mereka untuk terus membaca. Saya kira awalnya dari sini, membaca," katanya.<br /><br />Ia mengemukakan, MCB merupakan gerakan sosial yang fokus membangun kesadaran masyarakat Indonesia untuk lebih tekun membaca, menjadikan membaca sebagai kebiasaan, dan membaca sebagai kebiasaan dari kecil hingga tua.<br /><br />"Kita bercita-cita menaikkan minat baca masyarakat Indonesia. Harus ada kemajuan. Perlu ada upaya dari kita bersama untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan. Bila Finlandia bisa menaikkan minat bacanya menjadi paling tinggi di dunia, padahal sebelumnya minta baca mereka cukup rendah, saya kira Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama. Selama kita masih bekerja sama, semua bisa kita lakukan," katanya.<br /><br />MCB juga memberikan berbagai pelayanan lainnya seperti pelatihan pengelolaan perpustakaan dan pelatihan keahlian membaca.<br /><br />Sebagai langkah awal, kata dia, MCB akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia.<br /><br />"Tentu kita butuh dukungan semua pihak, pemerintah, swasta dan yang tak kalah penting teman-teman media, menjadikan cinta baca sebagai agenda bersama, demi menaikkan indeks baca bangsa Indonesia," katanya.<br /><br />Acara deklarasi tersebut juga diikuti pameran buku nasional, yang diikuti penerbit-peneribit nasional.(Eka/Ant)</p>