Sekitar 70 angkutan umum dalam kota maupun angkutan pedesaan sejak pagi hari, Selasa (10/05/2011) menolak untuk mengangkut penumpang yang mengakibatkan ratusan penumpang terlantar terutama pelajar yang terpaksa jalan kaki. <p style="text-align: justify;">Salah seorang pelajar SMA Negeri 3 Sintang, Desy ditemui kalimantan-news ketika menunggu angkutan umum dipersimpangan tugu simpang 5 untuk pulang kerumahnya di Sungai durian merasa kesal karena dirinya sudah menunggu angkutan selama kurang lebih setengah jam namun tak kunjung datang. <br /><br />“saya sudah menunggu angkutan umum disini sekitar setengah jam yang lalu namun tak kunjung ada yang datang, tak seperti biasanya,“ungkapnya kesal.<br /><br />Hal tersebut tidak hanya dialami oleh desy, pelajar dari seluruh sekolah yang ada didalam kota Sintang juga mengalami hal yang serupa mereka terpaksa pulang jalan kaki karena angkutan yang dtunggu-tungu tak kunjung datang.<br /><br />Angkutan umum dalam kota Sintang tidak ada yang beropersi karena melakukan demo ke SPBU Tugu beji menuntut diberlakukannya jalur khusus antrian BBM di SPBU tersebut. Sebelum menuju tempat yang direncanakan para sopir angkot tersebut mampir keMapolres Sintang untuk meminta izin aksi.<strong> (phs)</strong></p>











