Audiensi dengan DPRD Sintang, Masyarakat Serawai-Ambalau Minta Tuntutannya Dipenuhi

- Jurnalis

Selasa, 29 November 2022 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Sintang saat menerima audiensi masyarakat Serawai- Ambalu terkati rencana pengurangan kursi DPRD Dapil Serawai-Ambalau.

i

DPRD Sintang saat menerima audiensi masyarakat Serawai- Ambalu terkati rencana pengurangan kursi DPRD Dapil Serawai-Ambalau.

SINTANG, KN – Tiga tuntutan disampaikan masyarakat Serawai-Ambalau terkait rencana alokasi pengurangan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang untuk Daerah Pemilihan (Dapil) V tersebut.

Adapun tiga tuntutan itu, pertama mereka menolak data kependudukan yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sintang, karena dinilai tidak sesuai dengan laporan atau data kependudukan yang disampaikan dari masing-masing desa ke Kecamatan Serawai dn Ambalau, sehingga mengurangi jumlah kursi DPRD Dapil V Serawai-Ambalau.

Tuntutan kedua, apabila tetap terjadi pengurangan kursi DPRD Dapil V Serawai-Ambalau, maka mereka tidak akan mengikuti dan melaksanakan semua tahapan Pemilu tahun 2024.

Sementara tuntutan ketiga, apabila tuntutan yang disampaikan tak dipenuhi, dengan ini juga mereka menyatakan akan keluar dari wilayah Kabupaten Sintang dan menyatakan bergabung dengan Kabupaten Melawi,karena secara geografis, historis dan kultur lebih dekat dengan Kabupaten Melawi.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Dapil V Serawai-Ambalau, Sandan mengatakan, bahwa tuntutan tersebut mesti dipenuhi dan dijalankan.

“Kalau tidak diakomodir pemerintah, pastinya sudah jelas pernyataan sikap yang telah disampaikan masyarakat Serawai-Ambalau itu akan terwujud. Intinya tuntutan kami mesti dijalankan. Harus dipenuhi,” ujar Sanda ditemui usai menjadi salah satu koordinator warga Serawai-Ambalau saat audiensi dengan DPRD Sintang terkait permasalahan tersebut, kemarin.

Senada juga disampaikan Anggota DPRD Sintang Dapil V Serawai-Ambalau lainnya, Zulkarnain, bahwa tuntutan tersebut patut dipenuhi. Karena sudah jelas data yang dikeluarkan Disdukcapil Sintang tidak valid.

“Seharusnya Disdukcapil jemput bola, data sudah disampaikan Kepala Desa (Kades) masing-masing yang berada di Kecamatan Serawai dan Ambalau, totalnya 47.491 jiwa. Kalau disandingkan dengan data Disdukcapil Sitang ribuan data yang hilang,” terang Zulkarnain.

Ia menilai, KPU terlalu gegabah merencanakan pengurangan satu kursi untuk Dapil Serawai-Ambalau, seharusnya terlebih dahulu mengkorscek dan memferivikasi data kependudukan di Serawai-Ambalau tersebut.

“Intinya pernyataan sikap yang disampaikan harus dipenuhi, karena data yang ada tidak sesuai sama sekali. Dapil Serawai-Ambalau harus tetap empat kursi,” pungkasnya. (pul)

 

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Berita Terbaru