Bayi Tanpa Anus Di Lebak Butuh Bantuan

oleh

Bayi berusia 11 hari tanpa anus warga Sikluk Masjid RT/RW 01/02, Desa Pasir Kupa, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten, membutuhkan bantuan dana untuk menjalani operasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. <p style="text-align: justify;">Bayi berusia 11 hari tanpa anus warga Sikluk Masjid RT/RW 01/02, Desa Pasir Kupa, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten, membutuhkan bantuan dana untuk menjalani operasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. <br /><br />"Kami sangat berharap ada dermawan yang peduli untuk membantu biaya operasi anak kami," kata Nanang Azis (30) orangtua bayi di kediamanya, Rabu. <br /><br />Ia mengatakan, pihaknya hanya pasrah melihat kondisi anaknya yang lahir tanpa anus karena tidak memiliki dana untuk membawa ke RSCM Jakarta. <br /><br />Penghasilan sebagai tukang pengojek tentu tak mampu membiayai operasi selama tinggal di RSCM Jakarta, meskipun sudah mengantongi peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin. <br /><br />Bahkan, anaknya pernah dirawat di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung selama dua hari. <br /><br />RSUD Adjidarmo Rangkasbitung menyarankan anaknya untuk dirujuk ke RSCM Jakarta, namun Azis tak mampu membiayai selama berada di rumah sakit tersebut. <br /><br />"Kami merasa bingung dengan tidak memiliki uang untuk merujuk ke RSCM Jakarta itu," ujarnya. <br /><br />Dia juga mengatakan sejak kelahiran anak keduanya tanpa memiliki lubang anus itu, terpaksa ia menganggur karena sedih melihat anaknya menangis terus. <br /><br />Bahkan, perut bayinya kini membuncit karena tidak bisa buang air besar dan jika menyusui air susu ibunya langsung dimuntahkan. <br /><br />"Kami berharap ada dermawan yang terketuk hatinya untuk membantu anak kami yang tidak memiliki lubang anus itu," ujar Azis sambil menggendong anaknya yang terus menerus menangis. <br /><br />Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Adjidarmo Rangkasbitung Oman Wiyanda menjelaskan, pihaknya sudah melakukan perawatan dan pengobatan terhadap bayi tanpa anus dengan gratis karena orangtuanya memiliki jamkesmas. <br /><br />Namun, pihak rumah sakit hanya menyarankan untuk dirujuk ke RSCM Jakarta, karena tidak memiliki peralatan operasi. <br /><br />"Saat kami berikan rekomendasi untuk dirujuk ke RSCM, tetapi orangtuanya menolak dengan dalih tidak memiliki biaya dan memilih membawa pulang ke rumah," jelasnya. (Eka/Ant) <br /><br /></p>