Bencana Banjir, Welbertus: Sintang Krisis Lingkungan

- Jurnalis

Sabtu, 26 November 2022 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Anggota DPRD Sintang, Welbertus

i

Anggota DPRD Sintang, Welbertus

SINTANG, KN – Hingga saat ini bencana banjir yang masih melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sintang. Menanggapi hal tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus mengatakan, bahwa banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sintang saat ini sudah cukup mengkhawatirkan.

“Walaupun sempat surut, banjir tahun ini boleh dikatakan ngeri-ngeri juga, karena dikhawatirkan banjir seperti tahun lalu terulang kembali,” ujarnya Welbertus saat ditemui di kantor DPRD setempat, beberapa waktu lalu.

Tentu bencana ini kata Welbertus, mengambarkan bahwa di Kabupaten Sintang sudah krisis lingkungan. Maka dari itu, hal ini yang perlu disikapi.

“Ini yang perlu kita sikapi, bahwa situasi tampaknya makin hari makin ekstrim, sehingga kita melihat ini krisis lingkungan yang serius. Oleh karena itu, kita mohon agar pemerintah segera melakukan langkah-langkah pemetaan berkaitan dengan hal tersebut,” terang Welbertus.

Langkah-langkah pemetaan yang dimaksud Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, adalah penyebab sehingga hampir setiap tahun banjir tersebut selalu terjadi. Bahkan tahun lalu dinilai banjir terparah yang pernah ada di kabupaten berjuluk Bumi Senentang ini.

“Harus ada langkah-langkah pemetaan, apakah banjir ini diakibatkan oleh perusahaan sawit, PETI atau yang lainnya. Mohon kepada pemerintah untuk memetakan itu, harus ada identifikasi dan investigasi yang dilakukan,” tegasnya.

Terlepas dari itu, Welbertus juga mengimbau kepada masyarakat, khsusnya daerah yang terkena dampak banjir agar selalu berhati-hati dan selalu tingkatkan kewaspadaan.

“Orang tua kita harapkan dapat melakukan pengawasan kepada anak-anaknya. Terutama yang berada di pinggiran sungai, jangan sampai hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” tuturnya.

Kepada setiap kepala desa yang wilayahnya terdampak banjir Welbertus juga meminta, agar membuat pemetaan. Dimana saja dusun yang terdampak agar segera dapat melaporkan kepada dinas terkait.

“Dengan begitu agar dinas terkait cepat tanggap untuk penanganannya atapun untuk menyalurkan bantuan dan lain sebagainya,” pungkas Welbertus. (pul)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Berita Terbaru