Home / Tak Berkategori

BI: Daya Saing BPR Masih Rendah

- Jurnalis

Jumat, 27 Mei 2011 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia Banjarmasin, Kalimantan Selatan menilai hingga kini daya saing Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masih rendah karena keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur serta sarana pendukung operasional. <p style="text-align: justify;">Direktur Regional Bank Indonesia wilayah Kalimantan Khairil Anwar di Banjarmasin, Jumat mengatakan, BPR merupakan salah satu lembaga intermediasi yang memiliki peran yang sangat strategis khususnya dalam pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).<br /><br />Namun demikian, sebagai banknya "wong cilik" pada umumnya BPR masih memiliki keterbatasan antara lain terbatasnya variasi produk dan layanan, SDM, serta minimnya sarana dan prasarana pendukung operasional.<br /><br />Kondisi tersebut membuat BPR kurang mampu bersaing dengan bank umum maupun lembaga pembiayaan lainnya. Apalagi perkembangan BPR dewasa ini juga mengindikasikan adanya ketergantungan dan keterkaitan operasional dengan bank umum.<br /><br />"Tidak sedikit BPR yang menempatkan dananya pada bank umum, demikian pula sebaliknya terdapat aliran dana dari bank umum kepada BPR," katanya.<br /><br />Berdasarkan data April 2011, dari 23 BPR yang beroperasi di Kalimantan Selatan berhasil menghimpun dana masyarakat (DPK) sebesar Rp284 miliar.<br /><br />Namun demikian, dari jumlah DPK tersebut, sebesar Rp71 Miliar atau sekitar 28 persen merupakan dana "idle" yang disimpan di bank umum maupun BPR lainnya.<br /><br />Seharusnya dana tersebut bisa disalurkan kepada UMKM sehingga bisa lebih cepat berkembang, tetapi untuk menghindari risiko kredit bermasalah dan lainnya tidak sedikit BPR mengambil kebijakan yang lebih aman.<br /><br />"Sebenarnya jika dana tersebut disalurkan kepada UMKM, maka total kredit yang disalurkan BPR kepada masyarakat dapat lebih besar dari kucuran kredit saat ini yang mencapai Rp333 miliar," katanya.<br /><br />Selain itu, kata Khairil segmen pasar BPR dan bank umum sama, sehingga intensitas persaingan BPR dan bank umum cukup tinggi.<br /><br />"Bila kondisinya demikian, maka BPR menghadapi rintangan yang cukup besar dalam mempertahankan kelangsungan usahanya mengingat infrastruktur dan sumber daya manusia jauh lebih baik Bank umum," katanya.<br /><br />Kondisi tersebut dapat menjadi sumber dari munculnya permasalahan yang dapat menurunkan kinerja BPR. "Kita akan mendorong dan mencarikan solusi tepat agar persoalan BPR ini bisa segera dituntaskan," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia
Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim
Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim
Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan
Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:45 WIB

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:00 WIB

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:49 WIB

Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:21 WIB

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Berita Terbaru

Kalimantan

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Sabtu, 17 Jan 2026 - 12:00 WIB