BKBPP Barut Galakan Layanan KB Vasektomi

oleh

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah tahun 2011 menggalakkan pemberian layanan alat kontrasepsi melalui medis operasi pria (MOP) atau vasektomi. <p style="text-align: justify;">"Tahun ini minat pria untuk menggunakan alat kontrasepsi (KB) vasektomi cukup tinggi," kata Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Barito Utara (Barut) Bambang Edhy Prayitno di Muara Teweh, Selasa.<br /><br />Menurut Bambang, penggunaan MOP itu hingga April 2011 sudah sebanyak 16 orang, sementara sasaran yang ditetapkan hanya satu peserta dan jauh meningkat dibanding tahun 2010 hanya enam orang.<br /><br />Pelayanan vasektomi ini, kata dia, diberikan secara cuma-cuma khusus bagi pria dengan kriteria tertentu diantaranya sudah berusia diatas 40 tahun dan punya anak sudah menginjak masa remaja.<br /><br />"Kami terus mendorong para peserta KB pria untuk menggunakan alat kontrasepsi jenis ini," katanya.<br /><br />Bambang menjelaskan, mulai tahun 2011 pelayanan KB melalui vasektomi ini sudah bisa dilakukan RSUD Muara Teweh, sehingga masyarakat tidak perlu lagi keluar daerah atau ke sejumlah rumah sakit di Palangka Raya.<br /><br />Guna melayani para peserta vasektomi pihaknya mendatangkan tenaga dokter dari Palangka Raya dan dijadwalkan pada 18 Juni 2011 kembali digelar layanan MOP ini secara gratis.<br /><br />"Bagi pria yang berminat menjadi peserta KB melalui MOP ini bisa menghubungi petugas BKKBN atau RSUD Muara Teweh," jelas dia.<br /><br />Dia mengatakan, selama ini beredar informasi yang salah tentang alat kontrasepsi KB jenis vasektomi, akibatnya kontrasepsi MOP ini dihindari banyak pria karena mereka takut alat kelaminnya dikebiri.<br /><br />Kebiri adalah pengangkatan testis, sementara MOP dilakukan dengan membuat satu atau dua sayatan kecil pada kulit scrotum (kantung buah zakar), kemudian saluran keluarnya diikat sehingga ketika keluar tidak mengandung sperma lagi.<br /><br />Dengan MOP, produksi hormon testoteron pria tetap berjalan seperti biasa. Sementara kebiri membuat laki-laki tidak bisa memproduksi sperma lagi.<br /><br />"MOP ini tidak perlu dikhawatirkan menimbulkan impotensi, semua fungsi kejantanan laki-laki masih normal dengan metode MOP," katanya.<br /><br />Alat KB ini justru menunjukkan rasa sayang suami pada isteri karena mengambil alih tanggung jawab istri yang biasanya menggunakan alat kontrasepsi ketika pasangan sudah bersepakat untuk tidak menginginkan anak lagi.<br /><br />"Dengan vasektomi bisa tetap bikin anak tanpa harus khawatir jadi anak," ujar Bambang.<br /><br />Pelayanan KB melalui vasektomi di kabupaten pedalaman Sungai Barito ini selain warga masyarakat juga para anggota TNI-AD diantaranya pada awal tahun ini dilakukan mantan Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Sulaiman dan pekan lalu Kepala Staf Kodim 1013 MTW, Mayor Inf Abdul Salim serta anggota kodim lainnya.<br /><br />"Kami harapkan melalui pelopor para pejabat militer ini peserta KB menggunakan MOP terus bertambah," katanya.<br /><br />Sampai April 2011 peserta KB baru di Kabupaten Barito Utara sudah sebanyak 1.029 orang atau 26,97 persen dari sasaran 3.814 apsektor dan KB aktif 22.384 peserta atau 88,50 persen dari sasaran 25.292 peserta. <strong>(das/ant)</strong></p>