Desa Jasa, Beranda NKRI Mempercantik Diri

oleh

Masyarakat Desa Jas Kecamatan Ketungau Hulu layak merasa senang dan bangga karena desanya dipilih untuk mewakili Kabupaten Sintang untuk mengikuti lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga yang Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Propinsi Kalimantan Barat. Pasalnya, Kabupaten Sintang memiliki memiliki 287 desa dan kelurahan, namun Pemerintah Kabupaten Sintang menetapkan beranda NKRI tersebut untuk mewakili Kabupaten Sintang. <p style="text-align: justify;"> </p> <p style="text-align: justify;">Rasa bangga dan senang tersebut diungkapkan oleh Edi Jito selaku Pjs. Kepala Desa Jasa sekaligus Sekretaris Desa tersebut dihadapan Wakil Bupati Sintang Ignasius Juan, perwakilan SKPD yang tergabung dalam Tim Pembinaan P2WKSS serta masyarakat yang hadir di Balai Dusun Wak Ampoh pada Selasa, 24 Mei 2011. “kami senang dan bangga, tetapi juga tantangan bagi kami untuk menyukseskan kegiatan ini. Kami tentu siap, namun juga bantuan dan bimbingan dari tim akan sangat membantu kami dalam upaya kita untuk membenahi kampung ini” jelas Edi Jito. <br />Wakil Bupati Sintang Ignasius Juan dihadapan masyarakat Desa Jasa menjelaskan bahwa fokus kegiatan P2WKSS memang kaum wanita, namun juga sangat memerlukan kerjasama dan gotong royong seluruh elemen masyarakat. “membentuk keluarga yang kokoh menjadi basis kekuatan masyarakat. Dan peranan kaum wanita sangat besar dalam membina keluarga agar sehat dan sejahtera, untuk itu perlu didorong agar mereka mampu memanfaatkan semua potensi yang ada dalam lingkungan sekitar kita ini” jelas Wabup. <br />“saya minta seluruh masyarakat Desa Jasa untuk bahu membahu, bekerjasama, bergotong royong untuk bersama Tim Pemkab Sintang dalam menata desa ini dengan baik, untuk berupaya memenuhi standar dan kriteria penilaian dalam lomba ini, saya yakin kita bisa apabila kita lakukan bersama-sama dan tentu harus menang” tambah Wabup. <br />Gambang Camat Ketungau Hulu menuturkan siap membantu setiap saat dalam proses pembenahan desa ini. “kami akan terus bimbing masyarakat di sini dan akan kami pantau bagaimana persiapan desa ini untuk mengikuti lomba ini” jelas Gambang. <br />Sementara Tri Mulyono dari Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa Tim dari Pemkab Sintang akan secara rutin setiap bulan turun ke Desa Jasa dalam rangka membimbing dan membina masyarakat untuk mengikuti lomba P2WKSS tersebut. “karena penilaian akan dilaksanakan bulan Oktober 2011 ini, dengan demikian kita akan tahu sejauh mana persiapan dan perkembangan yang ada sehingga kita bisa segera memperbaiki kekurangannya. <br />“beberapa aspek penilaian dalam loma P2WKSS ini misalkan fisik keluarga seperti kebersihan lingkungan, jamban dan pemenuhan gizi, pembenahan Posyandu, Tim Penggerak PKK, dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Yang tak kalah penting juga ialah perubahan pola prilaku dan sikap masyarakat selanjutnya, bukan hanya saat lomba saja” pinta Tri Mulyono. <br />Perwakilan SKPD dihadapan masyarakat berjanji akan membagikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat dalam menyukseskan lomba P2WKSS tersebut serta juga akan akan membantu langsung kepada masyarakat berupa cat, polibek, bibit sayuran, bibit ikan dan buku bacaan. <br />Dengan dipilihnya Desa Jasa yang merupakan desa yang berbatasan langsung dengan Malaysia, dalam perlombaan P2WKSS, maka Desa Jasa harus mempercantik diri misalkan dengan membuat pagar rumah, membuat jemuran di samping atau dibelakang rumah, memperbaiki sanitasi lingkungan, menanami lingkungan rumah dengan tanaman yang bernilai ekonomi dan tentu membenahi rumah tangganya dengan perilaku hidup sehat serta mengupayakan kesejahteraan keluarga sehingga terbentuk keluarga-keluarga di perbatasan yang kokoh dan mampu menjadi patok hidup perbatasan RI-Malaysia. <br />Dalam pembinaan awal tersebut, Tim langsung membentuk dan mengarahkan Kelompok Wanita Tani, Pokja-Pokja dalam PKK, memilih lokasi kebun sayuran, kebun TOGA, kolam ikan, dan tim untuk mencari kayu untuk pagar rumah. Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang Ny. Katarina juga menyerahkan bantuan bahan kain batik untuk PPK Desa Jasa. Dinsosnakertrans juga menyerahkan bantuan 15 paket bersalin serta melatih 16 orang ibu-ibu untuk keterampilan kecantikan. <br /><br /></p>