Dewan Minta Pemkab Melawi Awasi Stok Kebutuhan Pokok

oleh
Anggota Komisi II DPRD melawi, Nur Ilham

MELAWI – Kenaikan harga setiap kali menjelang bulan suci ramdhan biasa terjadi. Hal tersebut biasanya terjadi dikarenakan ketersediaan stokyang tidak aman, serta adanya permainan pelaku pasar. Hal tersebut tentunya harus dilakukan antisipasi.

Anggota DPRD Melawi, Nur Ilham meminta agar Pemkab Melawi melalui Dinas Koperasi usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (Diskukmdag) untuk melakukan pemantauan dan pengawasan untuk memastikan stok ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok sehari-hari aman.

“Tingkat permintaan kebutuhan pokok di bulan suci Ramdhan tentu akan mengalami peningkatan. Untuk itu harusdilakukan pengawasan dan pemantauan terkait ketersediaan kebutuhan pokok. Seperti beras, minyak goreng, gula, sayuran, daging ayam dan sapi serta gas elpiji 3 kg,” ungkap Nur Ilham, Rabu (1/4/19).

Lebih lanjut ia mengatakan, apabila mengalami kekurangan stok pangan dan bahan bakar akan memicu meroketnya harga dan berdampak pada keresahan masyarakat luas. Instansi terkaitpun harus segera melakukan antisipasi dengan berbagai upaya.

Selain itu Ilham juga berharap kepada pedagang maupun swalayan agar tidak menjual bahan-bahan makanan dan minuman kadaluwarsa, karena akan merusak kesehatan masyarakat, dan merugiakan konsumen.

“Jadi pendataan terkait sembako tersebut mesti dilakukan dengan pengecekan. Tidak hanya itu, pemkabjuga diminta untuk memastikan barang yang jual aman dari kadaluarsa. Barang dan makanan ke swalayan- swalayan maupun pasar tradisional yang tersebar di Melawi harus dipastikan tidak kadaluwarsa,” ujarnya.

Dengan dilakukan pengawasan dan pendataan, tentu Pemkab bisa memastikan ketersediaan stok keebutuhan pokok di daerah itu. “Ini penting, dalam menghadapi hari-hari besar. Kestabilan harga harus tetap dijaga,” pungkasnya. (KN)