Dewan Tegaskan Panitia Pilkades Harus “Netral”

oleh
Santosa

SINTANG, KN – Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa minta panitia pemilihan kepala desa serentak daerah itu untuk menjaga netralitas.

“Netralitas panitia sangat penting untuk menjaga situasi yang kondusif serta demi suksesnya pelaksanaan Pilkades,” kata Santosa, Jumat (30/4/2021).

Santosa meminta kepada masyarakat dan calon kepala desa untuk turut mengawasi kinerja panitia, dan jika ada ditemukan pelanggaran maka harus dilaporkan ke pemerintah.

“Panitia Pilkades harus dan wajib mengedepankan netralitas dan bekerja jujur meski diantara calon kepala desa tersebut ada anggota keluarganya,” katanya.

Santosa berharap, pelaksanaan Pilkades serentak yang akan digelar di 297 desa dapat berjalan lancar, aman, damai, dan kondusif. “Kami berharap setiap calon kepala desa untuk tidak mengerahkan massanya, dan harus mampu meredam serta memberikan kedamaian, apalagi dalam kondisi pandemi covid-19,” ucapnya.

Santosa berharap, seluruh desa bisa melaksanakan Pilkades secara serentak. Dia optimistis setiap desa memenuhi persyaratan untuk menggelar Pilkades. Pihaknya ingin pelaksanaan Pilkades serentak berjalan aman dan lancar.

Semua pihak diminta mematuhi aturan yang telah ditetapkan, termasuk jika ingin menyampaikan protes maka harus mengikuti aturan yang telah ada.

“Kami minta masyarakat aktif menggunakan hak pilih. Suara masyarakat sangat menentukan nasib pembangunan desa melalui kepemimpinan kepala desa yang terpilih nanti,” katanya.

Selain itu, Santosa mengingatkan agar panitia Pilkades Serentak dapat menerapkan protokol kesehatan ketat, terutama 5M. Yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Kami minta agar setiap panitia pilkades menerapkan protokol kesehatan 5M. Karena pilkades yang digelar tahun ini berbeda seperti tahun sebelumnya, karena berada di masa pandemi. Begitu juga dengan masyarakat kita harapkan dapat menerapkan hal serupa, karena langkah ini diyakini dapat memutus rantai penyebaran covid-19,” pungkasnya. (*)