Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Joko Triono mengatakan, pembagian paket tabung LPG tiga kilogram harus tepat sasaran. <p style="text-align: justify;"><br />"Pembagian paket tabung LPG 3kg harus tepat sasaran, dan jangan sampai diserahkan kepada anggota masyarakat yang masuk kategori mampu," ujarnya di Banjarbaru, Jumat.<br /><br />Pernyataan itu disampaikan terkait peluncuran dan penyerahan paket tabung LPG 3kg yang rencananya diserahkan PT Pertamina kepada warga yang terdata sebagai penerimanya di aula Kecamatan Cempaka, Jumat.<br /><br />Menurut dia, pembagian paket tabung LPG tersebut harus sejalan dengan program pemerintah yang berupaya mengalihkan penggunaan bahan bakar minyak ke gas sehingga pembagiannya harus tepat sasaran.<br /><br />"Sesuai tujuan program konversi minyak tanah ke gas maka warga yang ditetapkan sebagai penerimanya harus belum memiliki peralatan memasak itu sehingga programnya tidak salah sasaran," ujar politisi PDIP itu.<br /><br />Dikatakan, selain harus tepat sasaran, PT Pertamina maupun dinas terkait yang ditunjuk sebagai pelaksana pengawasan harus menjalankan tugas sehingga bisa mengantisipasi jika terjadi kerusakan atas paket tersebut.<br /><br />"Keamanan atas paket LPG yang diserahkan harus benar-benar terjamin sehingga warga penerima paket tidak khawatir mengalami hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya kebocoran gas hingga meledak," ujarnya.<br /><br />Sementara itu, sesuai data yang dihimpun PT Pertamina melalui konsultan pendataan terdata sebanyak 24.202 kepala keluarga atau 63 persen dari kuota penerima paket LPG Banjarbaru yang ditetapkan sebanyak 37.840 KK.<br /><br />"Peluncuran menandai pembagian paket LPG hanya diserahkan kepada kepala keluarga yang terdata, sedangkan penerima yang belum terdata diminta melapor saat pembagian sehingga petugas bisa mencatatnya," kata dia.<br /><br />Ia menyarankan, bagi warga yang belum terdata hendaknya pro aktif melapor ke konsultan pendataan yang ditunjuk PT Pertamina maupun ke kelurahan dan kecamatan dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga.<br /><br />"Bagi warga yang baru mendaftar akan menerima paket paling lambat satu bulan ke depan karena data mereka harus diteliti sehingga penerimanya benar-benar masyarakat yang berhak," katanya.<br /><br />Kota Banjarbaru merupakan satu dari empat kabupaten dan kota di Provinsi Kalsel yang ditetapkan sebagai percontohan pembagian paket tabung LPG 3 kilogram selain Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Balangan.<br /><br />Kouta paket LPG yang ditetapkan PT Pertamina diserahkan kepada 37.840 kepala keluarga tetapi jumlah warga penerima yang terdata hanya sebanyak 63 persen, sisanya 37 persen belum terdata. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














