EKONOMI :Semen Baturaja Incar Dana IPO Rp 1 Triliun

oleh

PT Semen Baturaja menargetkan jumlah dana yang akan diraup dari rencana penawaran saham perdana kepada publik (IPO) sekitar Rp1 triliun yang akan digunakan untuk modal kerja membiayai pembangunan pabrik baru. <p style="text-align: justify;">"Persiapan IPO Baturaja sedang berlangsung yang diharapkan bisa direalisasikan pada semester I 2011 tahun ini," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar usai mengikuti Rapat Koordinasi tentang "Program Rightsizing BUMN" di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (03/03/2011). <br /><br />Menurut Mustafa, jumlah saham Baturaja yang akan dilepas kepada publik maksimal 30 persen dari total kepemilkan saham pemerintah di perusahaan itu sebesar 100 persen. <br /><br />"Kami sudah mengusulkan IPO Semen Baturaja kepada Menko Perekonomian selaku Ketua Komite Privatisasi pada Februari 2011 untuk selanjutnya diusulkan kepada DPR-RI dan ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP)," ujarnya. <br /><br />Menurut data Semen Baturaja, perusahaan yang berlokasi di Palembang, Sumatera Selatan ini membutuhkan dana sekitar Rp2,3 triliun untuk membangun pabrik baru. <br /><br />Selain dari hasil IPO sekitar Rp1 triliun, sumber pendanaan pembangunan pabrik baru berkapasitas 1,5 juta ton per tahun itu, diperoleh dari kredit perbankan sekitar Rp1,1 triliun, dan dana internal sebesar Rp200 miliar. <br /><br />Keharusan perusahaan membangun pabrik baru karena kecenderungan penurunan pangsa pasar Semen Baturaja di wilayah Sumatera Bagian Selatan. <br /><br />Pada 2010 pangsa pasar Semen Baturaja mencapai 32 persen, dan jika tidak ada pengembangan maka pada 2014 akan turun huingga mencapai 26 persen. <br /><br />Dengan pabrik baru tersebut diharapkan, produksi Semen Baturaja dapat ditingkatkan dari sekitar 1,08 juta ton pada 2010 menjadi sekitar 2,5 juta ton pada 2015. <br /><br />Pada tahun 2010, penjualan Semen Baturaja diperkirakan mencapai Rp874,66 miliar meningkat dari penjualan tahun 2009 sebesar Rp816,79 miliar. <br /><br />Saat yang sama laba bersih diproyeksikan mencapai Rp220,813 pada 2010 naik dari tahun sebelumnya Rp178,84 miliar. <br /><br />Sementara total ekuitas diperkirakan mencapai Rp537 miliar dari sebelumnya Rp411 miliar.  <strong>(phs/Ant)</strong></p>