TARAKAN, KN – Gubernur Zainal A. Paliwang secara resmi menutup kegiatan “Konsolidasi Daerah Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ke Pemerintah Daerah” yang digelar di Swiss-Belhotel Tarakan, Rabu (25/2) malam.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program pendidikan antara pemerintah pusat dan daerah agar berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, khususnya di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum lintas pemangku kepentingan tersebut. Ia menilai konsolidasi semacam ini penting untuk memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kaltara, saya menyambut baik serta memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Pertemuan ini penting untuk membangun masa depan bangsa melalui pendidikan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan SDM melalui pendidikan menjadi prioritas utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kaltara memiliki tantangan tersendiri, mulai dari kondisi geografis wilayah kepulauan, kawasan perbatasan, hingga daerah pedalaman. Karena itu, kebijakan pendidikan tidak cukup hanya dirumuskan di tingkat pusat, tetapi harus diimplementasikan secara nyata sesuai kondisi dan kebutuhan daerah.
“Kebijakan pendidikan harus benar-benar dijalankan di daerah sesuai kondisi riil. Forum ini menjadi jawaban untuk menyelaraskan kebutuhan tersebut,” tegasnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Ia mengajak seluruh pihak memanfaatkan forum tersebut untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi.
Lebih lanjut, Zainal mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan mitra pembangunan seperti Tanoto Foundation, serta mengoptimalkan peran Duta Teknologi, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), dan pengawas sekolah dalam menjaga serta meningkatkan mutu pendidikan.
Ia menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara untuk memastikan seluruh anak di wilayah tersebut memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas dan inklusif, guna mewujudkan Kaltara yang semakin maju, makmur, dan berkelanjutan.
“Kita harus memastikan setiap anak di Kaltara, di mana pun berada, mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing global,” pungkasnya. (dkisp)


















