Gubernur Kaltim diharapkan bisa menjadi fasilitator atas pecahnya aspirasi warga di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) antara yang masih ingin bergabung dengan kabupaten induk dan yang ingin kabupaten baru. <p style="text-align: justify;">"Sebagian warga Anggana ingin bergabung dengan empat kecamatan lain untuk membentuk Kabupaten Kutai Pesisir, namun sebagian lagi masih bertahan tidak mau berpisah dari Kabupaten Kukar," kata Anggota DPRD Kaltim Aji Sopian Alex di Samarinda, Selasa. <br /><br />Ia mengatakan, atas perbedaan sikap mengenai pemekaran wilayah tersebut, dikhawatirkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. <br /><br />Oleh sebab ituk itu Aji Sopian Alex mengharapkan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mampu menjadi fasilitator untuk mencari solusi terbaik. <br /><br />Selain meminta gubernur menjadi fasilitator, Sopian juga meminta kepada Bupati Kukar Rita Widyasari agar secepatnya merespon hal itu, sekaligus mengambil tindakan tepat untuk mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin timbul seiring dengan pecahnya aspisarsai warga. <br /><br />Menurut politisi asal Partai PDIP ini, gubernur merupakan tokoh terpenting untuk melakukan tindakan cepat dan tepat, yakni dengan melakukan dialog serta sosialisasi antara pemerintah kabupaten, serta warga Anggana sendiri. <br /><br />Dalam pertemuan itu nantinya akan terlihat jelas siapa saja pihak-pihak yang patut untuk ditindak lanjuti maupun tidak. Selain itu, akan diketahui pula kelompok mana yang ingin dan menghalangi aspisrasi pemekaran tersebut. <br /><br />Jika masalah ini tidak segera diatasi, dia khawatir persoalan yang seharusnya dapat diselesaikan dengan sederhana itu, justru akan menjadi masalah baru di kemudian hari, seiring dengan kentalnya suasana politis yang terus berkembang. <br /><br />"Terus terang saya sangat khawatir, jangan sampai terjadi masalah yang nantinya malah menimbulkan konflik baru. Bagaimanapun kita semua satu kesatuan, jangan mudah untuk terprovokasi," ujarnya. <br /><br />Kendati realisasi pemekaran Kutai Pesisir masih relatif lama karena menunggu sejumlah persyaratan yang belum terpenuhi, namun menurut Sopyan, seharusnya tidak menjadikan kabupaten menganggap persoalan tersebut suatu yang sepele. <br /><br />Dia menilai, hingga kini ada kesan pembiaran dari pemerintah kabupaten, terkait aspirasi yang dikhawatirkan akan berlarut-larut itu. <br /><br />Ia mengharapkan pemerintah segera turun tangan mengatasi masalah tersebut. Sebelumnya ada lima kecamatan di Kukar ingin membentuk Kabupaten Kutai Pesisir. <br /><br />Kelima kecamatan itu meliputi Anggana, Sangasanga, Muara Jawa, Samboja, dan Loa Janan. Namun belakangan aspirasi masyarakat Anggana terpecah. <strong>(dasa/ant)</strong></p>















