TANJUNG SELOR, KN – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam membuka peluang investasi mulai menunjukkan hasil. Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, menyambut langsung kedatangan pengusaha nasional Aksa Mahmud yang datang untuk melihat peluang pengembangan usaha di Bumi Benuanta, Sabtu (14/3).
Aksa Mahmud yang juga dikenal sebagai pendiri Bosowa Group tiba bersama jajaran Bosowa Foundation, di antaranya Direktur Sekolah Bosowa Foundation Eko Arianto dan Direktur Utama PT Ciptaniaga Mandiri Abadi Dr. H. Azhary Sirajuddin, M.Si.
Rombongan disambut langsung oleh Gubernur sejak tiba di Bandara Internasional Juwata Tarakan. Selanjutnya, rombongan bersama gubernur melanjutkan perjalanan menuju Tanjung Selor untuk meninjau sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi area pengembangan investasi.
Salah satu lokasi yang ditinjau merupakan lahan yang direncanakan menjadi tempat pembangunan rumah sakit swasta modern. Rumah sakit tersebut rencananya akan dikembangkan oleh Bosowa Foundation bersama manajemen Primaya Hospital Group.
Selain sektor kesehatan, Bosowa Foundation juga berencana membangun International Boarding School di Nunukan. Di sisi lain, sebuah hotel representatif juga direncanakan akan dibangun di pusat ibu kota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor.
Menjelang waktu berbuka puasa, rombongan berkumpul di Rumah Jabatan Gubernur Kaltara. Suasana hangat terasa saat gubernur menjamu para tamu untuk berbuka puasa bersama sebelum melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah.
Usai ibadah, pertemuan dilanjutkan dengan diskusi santai antara Gubernur Zainal dan tim Bosowa Foundation mengenai rencana pengembangan investasi di Kaltara.
Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi atas minat Bosowa Foundation untuk berinvestasi di Kaltara dan berharap rencana tersebut dapat segera direalisasikan.
“Pemerintah Provinsi Kaltara tentu menyambut baik rencana investasi ini. Kami berharap program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan di daerah,” kata Zainal.
Ia juga menilai rencana pembangunan sekolah internasional di Nunukan sangat penting, terutama untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah perbatasan.
“Sekolah internasional ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menjadi oase pendidikan bagi anak-anak di wilayah perbatasan agar mereka mendapatkan akses pendidikan bermutu,” ujarnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara Hasanuddin, Kepala Dinas Kesehatan Kaltara Dr. Usman, Kepala Dinas PUPR Perkim Kaltara Ir. Helmi, Plt Kepala BKD Kaltara Dr. Andi Amriampa, serta Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setdaprov Kaltara Ir. Wahyuni Nuzband. (dkisp)











