Indonesia Punya Pusat Kajian Pemuda

oleh

Indonesia saat ini memiliki Pusat Kajian Kepemudaan atau Youth Studies Centre yang berada di Kampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sebagai satu-satunya pusat kajian mengenai orang muda. <p style="text-align: justify;">Indonesia saat ini memiliki Pusat Kajian Kepemudaan atau Youth Studies Centre yang berada di Kampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sebagai satu-satunya pusat kajian mengenai orang muda.<br /><br />Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi A. Mallarangeng, meresmikan Pusat Kajian Kepemudaan atau Youth Studies Centre (YouSure) di Kampus Fisipol UGM Yogyakarta, Sabtu (21/5).<br /><br />Menurut Menpora, Indonesia tidak memiliki literatur komprehensif yang membahas tuntas isu-isu kepemudaan. Selama ini, literatur yang ada cenderung berkutat seputar aktivisme atau gerakan mahasiswa, peran kesejarahan pemuda dalam berbagai momentum perubahan, hingga isu-isu yang terkait dengan demografi pemuda.<br /><br />"Sampai sekarang kita tidak memiliki ahli pemuda. Tidak ada juga kajian mendasar (basic studies) tentang pemuda, sehingga tidak ada pemetaan yang jelas terkait permasalahan dan potensi pemuda," kata Menpora.<br /><br />Ketiadaan literatur komprehensif itulah, antara lain, yang membuat terkaget-kaget ketika mendapat kenyataan bahwa pemuda tiba-tiba menjadi sasaran terorisme. Atau, menjadi target dari kegiatan radikalisme agama. "Pada titik ini, keberadaan pusat kajian kepemudaan menjadi sangat strategis untuk membantu merumuskan kebijakan kepemudaan yang lebih kokoh dan terarah dengan berbasis data yang kuat,? tutur Menpora.<br /><br />Terkait itu, lanjut Andi, salah satu wacana penting yang mendesak diwujudkan adalah perlunya dimiliki sistem deteksi dini (early warning system) terhadap beraneka problematika pemuda. Termasuk, deteksi untuk menangkal radikalisme di kalangan pemuda.<br /><br />"Deteksi dini diperlukan, utamanya karena permasalahan yang muncul di kalangan pemuda seringkali hanya diketahui oleh pemuda itu sendiri. Bukan dosen, orang tua, apalagi Menpora," kata Andi.(Eka/Ant)</p>