Inflasi Palangka Raya Dipicu Empat Kelompok Pengeluaran

oleh

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah Drs Panusunan Siregar, mengatakan, ada empat kelompok pengeluaran sebagai penyebab dan pemicu inflasi di Kota Palangka Raya hingga mencapai 0,02 persen pada Februari 2011. <p style="text-align: justify;">"Inflasi sebesar 0,02 itu karena terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 129,36 pada Januari 2011 menjadi 129,39 pada Februari 2011. Laju inflasi tahun kalender 2011 sampai Februari adalah, 0,32 persen dan laju inflasi Fabruari 2011 dengan Fabruari 2010 adalah, 8,65 persen," katanya di Palangka Raya, Jumat. <br /><br />Dikatakan, inflasi itu sendiri dikarenakan ada empat kelompok pengeluaran besar, berupa perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,09 persen. Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,31 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,02 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,01 persen. <br /><br />Dua kelompok lainnya mengalami penurunan indeks harga, yakni, kelompok sandang 0,83 persen dan kelompok bahan makanan 0,45 persen. Sedangkan kelompok kesehatan tidak mengalami perubahan indeks harga. <br /><br />Diutarakannya, beberapa jenis komoditas yang menyebabkan terjadinya inflasi dan deflasi. Untuk komoditas yang menyebabkan inflasi adalah, ayam goring, cabe rawit, ikan baung, ikan saluang, batu bata, kotrak rumah dan minyak goring. <br /><br />Sedangkan komoditas yang menyebabkan deflasi adalah, emas perhiasan, cabe merah, ikan asin telang, jeruk, daging ayam ras, gula pasir dan beras. <br /><br />Dijelaskannya, andil jenis komoditas terhadap inflasi yang terjadi di Kota Sampit pada Fabruari 2011 adalah, cabe rawit, seng, rokok kretek. Mobil, kol putih atau kubis, ikan tenggiri dan besi beton. Sedangkan komoditas yang menyebakan deflasi adalah, ikan selar, cabe merah, udang basah, daging ayam ras, bawang merah, tomat sayur dan ikan bawal. <br /><br />Di Kota Sampit pada Fabruari 2011 mengalami inflasi 0,99 persen dan deflasi 0,22 persen. Laju inflasi Februari 2011 dengan Februari 2010 adalah 9, 10 persen. <br /><br />Kemudian, sambung dia, gabungan Kota Palangka Raya dan Kota Sampit pada Fabruari 2011, terjadi deflasi sebesar 0,08 persen, sedangkan laju inflasi tahun kalender 2011 sampai Februari adalah, 0,61 persen dan laju inflasi Februari 2011 dengan Februari 2010 sebesar 8,65 persen. <br /><br />Dilihat dari delapan kota di Kalimantan, terhitung inflasi pada Februari 2011 ini, secara berurutan inflasi terjadi di Kota Singkawang 1,75 persen, Tarakan 1,32 persen, Pontianak 1,10 persen, Banjarmasin 0,80 persen, Balikpapan 0,45 persen, Palangka raya 0,02 persen, Samarinda 0,02 persen dan Sampit -0,22 persen, katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>