Kabupaten Landak Terkena Angin Puting Beliung

oleh
oleh

Sejumlah rumah warga dan fasilitas publik di Desa Untang Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak rusak karena terkena angin puting beliung. <p style="text-align: justify;">Camat Banyuke Hulu, Philipus Lipis saat dihubungi dari Pontianak, Kamis  (24/02/2011) menyatakan sedikitnya lima rumah rusak berat dan 10 rusak ringan termasuk gedung sekolah dan Gereja Persekutuan Pemberitaan Injil Kristus (PPIK) setempat. <br /><br />"Dari keterangan warga yang kami terima, angin kencang tiba-tiba muncul disertai hujan dan petir menghantam bangunan rumah, dan dahan-dahan pohon bertumbangan," katanya. <br /><br />Peristiwa itu sendiri terjadi pada Rabu (23/02/2011) sekitar pukul 16.00 WIB. <br /><br />Dia menyatakan, saat angin kencang terjadi, warga berhamburan keluar rumah untuk mencari lokasi yang aman. <br /><br />"Kami belum mendapatkan data nama-nama warga yang menjadi korban, baik korban material maupun luka ringan. Tetapi ada laoran anak kecil tertimpa dahan pohon dan kepalanya dijahit," kata Philipus. <br /><br />Selain itu, rumah yang rusak seperti bagian atap yang terbuat dari seng beterbangan akibat diterjang angin kencang. <br /><br />Sementara itu, tim dari Pemerintah Kabupaten Landak sudah turun ke lokasi kejadian bersama aparat kepolisian. <br /><br />Bupati Landak Adrianus Asia Sidot dan instansi terkait juga langsung memberikan bantuan kepada para warga yang rumahnya rusak berat dan ringan. <br /><br />"Kami dari pihak kecamatan juga akan turun lagi ke lokasi untuk melihat kondisi selanjutnya," ujar Philipus. <br /><br />Sementara Kapolres Landak Ajun Komisaris Besar (Pol) Firman Nainggolan mengaku sudah menurunkan personel bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Landak, dan masyarakat untuk membantu korban angin puting beliung yang menerjang daerah setempat. <br /><br />"Jadi personel kita dari Polres dan Polsek setempat turun membantu dan gotong-royong membetulkan atap-atap rumah warga yang rusak," kata Nainggolan. <br /><br />Ia mengimbau kepada masyarakat setempat agar tidak panik lagi, dan diharapkan selalu menjaga Kamtibmas. <br /><br />Sedangkan para korban agar bersabar karena tim sudah membantu untuk membenahi rumah-rumah yang rusak. "Kita minta warga dibantu aparat saling gotong-royong untuk membantu para korban," katanya.  <strong>(phs/Ant)</strong></p>