Home / Tak Berkategori

Kalbar Gandeng Empat Provinsi Tangani Perdagangan Orang

- Jurnalis

Selasa, 4 Januari 2011 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Anak, Masyarakat dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Barat Sri Jumiadatin mengatakan pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan empat provinsi terkait penanganan perdagangan orang ke luar negeri. <p style="text-align: justify;">"Seperti diketahui, beban besar perdagangan orang berasal dari luar Kalbar, kami pun menjalin kerja sama dengan empat provinsi itu," kata Sri di Pontianak, Selasa (04/01/2011). <br /><br />Keempat provinsi itu yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Riau. <br /><br />"Tiga dari empat daerah itu yakni Jabar, Jateng dan Jatim merupakan daerah pengirim. Sedangkan Riau sama dengan Kalbar merupakan jalur pengiriman tenaga kerja," kata Sri. <br /><br />Kepala BP2AMKB itu mengatakan, sudah melakukan perjanjian antargubernurnya. "Dan kami juga sedang menyiapkan naskah kerja sama kepala Badan Pemberdayaan Perempuan di masing-masing provinsi," ungkap Mantan Kepala Biro Sosial Setda Kalbar itu. <br /><br />Ia menilai, kerja sama tersebut merupakan langkah konkrit BP2AMKB agar upaya penanganan perdagangan orang ke depannya dapat diawasi. <br /><br />Umumnya, kata Sri, tenaga kerja yang masuk dari Kalbar ke Malaysia itu tidak secara legal. Karena yang namanya perdagangan orang tentu sudah memenuhi salah satu aspek. <br /><br />"Misalnya dari segi pengangkutan yang melakukan penipuan kepada calon tenaga kerja itu," kata Sri. <br /><br />Kalbar sendiri, lanjut Sri, pada 2006 sebanyak 53 orang anak asal Kalbar akan dipekerjakan ke Malaysia melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. <br /><br />Sehingga, tambah Sri, selama orang masih membutuhkan pekerjaan maka perdagangan orang itu masih akan ada. <br /><br />Untuk itu, ke depannya, BP2AMKB Kalbar bersama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar pun berencana untuk membuka "job fair". Dimana perusahaan penyalur tenaga kerja sudah terpilih dengan baik. <br /><br />"Misalnya saja satu perusahaan membutuhkan tenaga kerja empat orang perempuan dengan spesifikasi tertentu. Maka, itu akan lebih memudahkan penyaluran dan dapat dilakukan secara resmi," katanya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play