Kalbar Usulkan 20.000 Hektare Untuk Sewa Lahan

oleh

Provinsi Kalimantan Barat mengajukan lahan seluas 20 ribu hektare untuk diikutkan dalam konsep sewa lahan pertanian oleh pemerintah guna mendukung swasembada pangan nasional. <p style="text-align: justify;">"Lahan-lahan tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota," kata Kepala Dinas Pertanian Kalbar, Hazairin di Pontianak, Minggu.<br /><br />Diantaranya Kota Singkawang, Kabupaten Pontianak, Kubu Raya, Landak, Sambas, Bengkayang dan Ketapang.<br /><br />Menurut dia, dalam rapat persiapan sewa lahan pertanian tersebut di Kementerian Pertanian, semula untuk empat provinsi yakni Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.<br /><br />"Namun Kalbar meminta agar juga dilibatkan karena Kalbar juga punya potensi luar biasa untuk pertanian, pola selain sewa juga bagi hasil lahan," kata Hazairin.<br /><br />Ia menambahkan, hasil dari sawah yang disewa tersebut akan dibeli oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).<br /><br />Ia menargetkan, produktivitas petani yang mengolah lahan tersebut mencapai 6-7 ton per hektare.<br /><br />Realisasinya diharapkan dapat dilakukan secepatnya untuk mengejar musim tanam bulan Juli – September.<br /><br />"Sehingga semua dapat dipanen sampai akhir tahun ini," kata dia.<br /><br />Lahan yang diusulkan tersebut diantaranya mudah terjangkau, ada kemauan dari masyarakat untuk mengolahnya.<br /><br />"Namun mereka butuh teknologi untuk mengolah lahan tersebut," kata Hazairin.<br /><br />Sementara itu, Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Vita Gemawan Fauzi mendorong pemanfaatan lahan kosong untuk mendukung ketahanan pangan.<br /><br />Ia mencontohkan kebun percontohan Tim Penggerak PKK Kalbar di Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.<br /><br />"Lahan tidur yang bergambut bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan memberikan hasil yang maksimal," kata dia.<br /><br />Menurut dia, hasilnya sangat baik, ada buah-buahan dan sayuran. "Konsep seperti ini bisa untuk penambahan ekonomi keluarga. Saya memberikan apresiasi dan acungan jempol," katanya di sela kunjungan ke kebun tersebut, Sabtu (28/5) sore.<br /><br />Vita mengatakan, selama ini PKK di seluruh daerah telah memiliki semangat untuk memanfaatkan lahan pekarangannya.<br /><br />"Mereka menanam buah-buahan dan sayuran. Hanya saja konsep memanfaatkan lahan tidur yang dianggap tidak subur merupakan pertama kalinya. Hal ini bisa ditularkan kepada Tim Penggerak PKK lainnya," kata Vita Gemawan Fauzi.<br /><br />Ia melanjutkan, kebun percontohan Tim Penggerak PKK Kalbar dapat menjadi inisiatif bagi daerah lainnya.<br /><br />Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Frederika Cornelis menambahkan sebelum menjadi kebun percontohan, lahan tersebut hanya ditanami ubi dan banyak tanaman pakis saja.<br /><br />"Tetapi dengan pengolahan yang baik seperti yang dilakukan TP PKK Kalbar bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kalbar, terbukti lahan gambut dapat diberdayakan menjadi lahan pertanian yang baik," kata Frederika Cornelis.<br /><br />Lahan gambut itu dapat ditanami berbagai jenis tanaman mulai dari cabai, pare, tomat, melon, kembang kol, sawi, bayam, dan kangkung. <strong>(phs/Ant)</strong></p>