Anggota Komisi I bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kalimantan Selatan, H Riduan Masykur berpendapat, daerahnya bisa mencontoh Sumatera Selatan dalam penyelesaian tapal batas. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikan dirinya, Minggu (20/02/2011), sebagai oleh-oleh studi banding Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diketuai Safaruddin dari Partai Demokrat, ke "Bumi Sriwijaya" Sumatera Selatan (Sumsel) beberapa hari lalu. <br /><br />Dengan mengutip keterangan dari pemerintah provinsi (Pemprov) Sumsel, wakil rakyat asal Partai Bintang Reformasi (PBR) Kalsel tersebut mengungkapkan, penyelesaian sengketa perbatasan desa, cukup antar desa yang bersengketa itu sendiri. <br /><br />Begitu pula sengketa batas desa dari dua kabupaten berbeda, untuk penyelesainnya cukup antara kedua belah pihak desa yang berbatasan tersebut, ungkapnya didampingi Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, H. Abdul Latief Hanafiah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). <br /><br />"Terkeculi penyelesaian antara desa mengalami jalan buntu, baru ke tingkat kecamatan, dimana objek sengketa tapal batas itu terjadi. Kalau tak selesai juga, baru ke tingkat kabupaten yang menjadi obyek sengketa perbatasan tersebut," lanjutnya. <br /><br />Menurut anggota DPRD Kalsel dua periode dari PBR itu, cara penyelesaian tapal batas seperti dilakukan Sumsel tersebut, nampaknya cukup efektif serta efesien terutama dari segi waktu untuk menyelesaikan perbatasan wilayah mereka. <br /><br />Sebagai contoh dalam sengketa tapal batas, baik antar desa maupun antar kecamatan dan kabupaten/kota tak terjadi konflik warga masyarakat yang berbatasan tersebut, tutur qari yang juga sering menjadi dewan hakim MTQ tingkat Prov. Kalsel itu. <br /><br />Oleh sebab itu, tidak salah kalau Kalsel mencontoh Sumsel dalam penyelesaian perselisihan tapal batas agar tak terjadi konflik, seperti penyelesaian batas desa yang menjadi sengketa antar Kabupaten Banjar dan Tanah Laut, sarannya. <br /><br />Begitu pula penyelesaian sengketa tapal batas lainnya di Kalsel bisa mencontoh Sumsel, sehingga segera selesai, demikian Riduan. <br /><br />Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Abd Latief menambahkan, untuk mencontoh Sumsel, perlu kesadaran yang tinggi semua pihak agar keadaan daerah tetap terjaga dan kondusif. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















