Kasus Baru Terus Muncul, Dewan Minta Perketat Prokes Di Melawi

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2020 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taufik

i

Taufik

Melawi, KN – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Melawi, Taufik mengatakan, terus munculnya kasus baru penyebaran virus corona (Covid-19) di Melawi, Kalimantan Barat, mesti menjadi perhatian serius. Taufik mengatakan, kasus baru tersebut diantaranya klaster Polisi yang telah terkonfirmasi kembali sebanyak 10 orang bersama keluarganya. Menurutnya pemerintah setempat bersama Polres Melawi dinilai kecolongan atau gagal dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di daerah itu. dengan meningkat drastis terpapar jumlah warga yang terkonfirmasi virus Covid-19 ini untuk segera dilakukan pencegahan secara intensif atau super ketat.

“Perlu penanganan maksimal dari semua pihak, sehingga penyebaran virus berbahaya tersebut bisa dihentikan. Meminta jajaran terkait memetakan tempat keramaian yang berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” ujar Taufik, Rabu (7/10).

Dikatakan, untuk tidak semakin melebar penyebaran Covid-19 mematikan itu, ia meminta aturan terkait penerapan protokol kesehatan hidup baru (new normal) melalui Peraturan Bupati (Perbup) Melawi No 38 Tahun 2020
Tentang Pendisiplinan Penggunaan Masker dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan disosialisasikan dan dijalankan maksimal ke masyarakat.

Selain penegakan Perbup itu, lanjut Taufik, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi juga seharusnya rutin melakukan swab kepada masyarakat, sesuai arahan Gubernur Kalbar, sebagai salah satu upaya memutus penyebaran Covid-19 tersebut.

Ia mengungkapkan, Perbup harus dipertegas secara rutin ke masyarakat. Misalnya tentang pelayanan pelaku usaha bidang hiburan, warung kopi, cafe atau pernikahan, tetap diperbolehkan namun ada pembatasan, dan harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Untuk itu, Taufik menyarankan beberapa poin kepada Pemkab Melalui melalui instansi terkait seperti, mapping pergerakan atau penyebaran Covid-19 dengan jelas sasarannya, agar terus terupdate mengenai zona merah, kuning atau hijau, dengan akurasi data yang riil.

Ia mengimbau, karena corona belum berakhir, maka diwajibkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Menurut data dari Dinkes Melawi, total pasien positif Covid-19 di Melawi saat ini mencapai 45 orang dengan rincian 30 orang di antaranya dinyatakan sembuh dan 15 orang sedang menjalani karantina perawatan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan
Siaga Sebelum Bencana, Dinsos–Tagana Melawi Pastikan Dapur Umum Siap Operasi
Kasus Penembakan Senjata api rakitan Domduman Ilegal, di Area Crusher PT Sukma Surya 234, Tersangka Diancam Hukuman Mati
Kopi Liberika Katab Kebahan Melawi, Warisan Adat yang Disiapkan Menembus Pasar Dunia
Jemput Bola Validasi Data, Dinsos Melawi Sisir Desa Cegah Bansos Salah Sasaran
Kapolres Melawi Perkuat Bhabinkamtibmas, Fokus Cegah Konflik dan Jaga Desa
Kuasai Aset Negara Usai Pensiun, Belasan Eks ASN Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:14 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:02 WIB

Siaga Sebelum Bencana, Dinsos–Tagana Melawi Pastikan Dapur Umum Siap Operasi

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:52 WIB

Kopi Liberika Katab Kebahan Melawi, Warisan Adat yang Disiapkan Menembus Pasar Dunia

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:30 WIB

Jemput Bola Validasi Data, Dinsos Melawi Sisir Desa Cegah Bansos Salah Sasaran

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Melawi Perkuat Bhabinkamtibmas, Fokus Cegah Konflik dan Jaga Desa

Berita Terbaru