Kebijakan Mahasiswa Tak Wajib Skripsi Dinilai Senen Maryono Turunkan Kualitas Pendidikan

- Jurnalis

Kamis, 19 Oktober 2023 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi C DPRD SIntang, Senen Maryono

i

Anggota Komisi C DPRD SIntang, Senen Maryono

SINTANG,KN—Kebijkan  Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang menyatakan mahasiswa tingkat S1 dan D4 tidak lagi diwajibkan untuk menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan dinilai menurunkan kualitas pendidikan.

Meskipun diganti dengan tugas akhir berbentuk prototipe dan proyek, hilangnya karya tulis ilmiah dianggap alat ukur untuk menguji calon sarjana.

“Skripsi ini kan tulisan ilmiah, ya. Yang namanya di perguan tinggi adalah sebuah keniscayaan. Jadi kalau lulus perguruan tinggi tanpa menulis karya ilmiah yang diuji oleh dosen, kita oke mempermudah kelulusan, tapi kualitas mahasiswa harus diuji juga dengan tulisan,” kata Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono.

Menulis karya tulis ilmiah, kata Senen didahului dengan penelitian, hingga mempertahankan argument saat diuji oleh dosen. Hal itu, dapat melatih kecedasaran berbagai aspek.

“Menulis meneliti dan mempresentasekan. Kalau saya berpendapat walaupun perguruan tinggi kewenangan pusat, tapi karena standarisasi itu penting,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang ini.

Upaya pemerintah menghapus Ujian Nasional (UN) juga dianggap Senen Maryono tidak tepat. Akibatnya, kualitas tidak merata. Harusnya ujian nasional bukan menentukan kelulusan, tapi untuk mengukur seberapa pencapaian per daerah ada standarisasi.

“Tapi jangan sampai gara-gara ujian nasional ditentukan lulus karena nilai itu. Karena ada ulangan harian dan lainnya. Kalau ndak ada sama sekali kualitas pendidikan jadi turun, bukan naik. Dan ini kedepan harapannya ada mentri yang ahli dalam pendidikan,” ujar Senen.

 

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Berita Terbaru