Home / Tak Berkategori

Kelangkaan Solar Ancam Produksi Padi Petani

- Jurnalis

Selasa, 22 Februari 2011 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Damang Kepala Adat Selat, Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, Simpei Illon mengatakan, akibat kelangkaan solar, di beberapa kecamatan penghasil padi di Kabupaten Kapuas, bakal mengancam produksi padi. <p style="text-align: justify;">"Untuk membeli di SPBU kelompok tani tidak mungkin, karena dengan dilarangnya membeli pakai dirijen. Sedangkan membeli di eceran harga rata-rata dijual perliternya Rp7 ribu," kata Simpei Illon, di Palangka Raya, Selasa. <br /><br />Menurut pensiunan PNS ini, kalau hal ini tidak ada solusi yang diberikan pemerintah daerah, khusus untuk kelompok tani di Kabupaten Kapuas maupun kabupaten lainnya, maka dikhawatirkan petani tidak bisa menggunakan handtracktor dan mengoperasikan penggilingan padi. <br /><br />"Kalau sampai petani tidak bisa membersihkan lahan mereka, maka produksi padi tahun 2011 dikhawatirkan akan mengalami penurunan. Inilah akibat dampak dari kelangkaan solar maupun petani tidak bisa membeli secara langsung di SPBU," ujarnya. <br /><br />Diutarakannya, selama ini untuk bisa menggerakan handtractor dan penggilingan padi, kelompok tani terpaksa mengoplos minyak tanah dengan campuran oli. Kalau tidak demikian, maka lahan tidak bisa dikerjakan dengan cepat. <br /><br />"Mereka sadar menggunakan minyak oplosan merusak mesin, tapi apa hendak dikata solar sulit didapat. Kalaupun ada harus membeli dengan harga industri," terangnya. <br /><br />Dijelaskannya, permasalahan ini harus secepatnya diatasi pemerintah, karena musim tanam sudah dekat. Salah satu solusi yang pihaknya tawarkan adalah kelompok tani diperbolehkan membeli solar di SPBU, dengan catatan kelompok tani tersebut ada rekomendasi dari pemerintah daerah. <br /><br />"Solusi melalui kelompok tani kira-kira bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah, sebab tanpa adanya solusi kelangkaan solar bagi petani tidak bisa diatasi," tegasnya. <br /><br />Di tempat terpisah, tokoh pemuda Ampah, Kabupaten Barito Timur, Soifia Ingguriani, khusus kebutuhan bahan bakar solar untuk kelompok tani hendaknya direspon pemerintah daerah. Sebab kalau dibiarkan tidak menutup kemungkinan berpengaruh pada produksi padi. <br /><br />"Dalam penyaluran solar ke kelompok tentunya harus benar-benar diawasi, agar tidak salah gunakan oleh oknum yang mengambil keuntungan," tandasnya.<strong> (das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang
Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah
Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji
Tiga Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Melawi, Dengan Upaya Pencarian Intensif ketiganya Berhasil di Evakuasi
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 di BPK RI Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Target WTP
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:54 WIB

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:10 WIB

Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:28 WIB

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:25 WIB

Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:01 WIB

Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji

Berita Terbaru

Bulungan

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:28 WIB