Home / Tak Berkategori

Kepala BPS : Perbedaan Hasil Pendataan Penduduk Wajar

- Jurnalis

Jumat, 13 Mei 2011 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia Rusman Heriawan mengatakan, perbedaan hasil pendataan penduduk di suatu wilayah merupakan hal yang wajar karena adanya perbedaan sistem yang digunakan untuk pendataan. <p style="text-align: justify;">"Perbedaan hasil pendataan penduduk di suatu wilayah yang dilakukan BPS dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, adalah hal yang wajar," ujarnya usai meresmikan gedung kantor BPS Kabupaten Banjar dan Kabupaten Kotabaru di Martapura Kalimantan Selatan, Jumat.<br /><br />Hal itu disampaikannya menjawab pertanyaan terkait belum adanya ketidakcocokan antara data kependudukan yang dihasilkan BPS dengan data yang dihimpun pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.<br /><br />Ia mengatakan, hal mendasar yang menyebabkan terjadinya perbedaan hasil pendataan itu karena sistem yang digunakan berbeda sehingga hasil akhir pendataan dipastikan mengalami perbedaan.<br /><br />Dijelaskan, pendataan yang dilakukan pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasar aspek legalitas kependudukan yang dimiliki anggota masyarakat baik KTP maupun kartu keluarga.<br /><br />Sistem pendataan itu menyebabkan cukup banyak anggota masyarakat yang tidak terdata karena banyak anggota masyarakat yang sudah lama tinggal di suatu daerah tetapi tidak memiliki identitasnya secara resmi.<br /><br />Sedangkan data BPS diperoleh melalui kondisi riil penduduk yang tinggal di suatu daerah dan keberadaannya di data sesuai wilayah di mana yang bersangkutan tinggal.<br /><br />"Jadi karena perbedaan sistem pendataan yang digunakan sehingga data akhir yang dihimpun juga berbeda, tetapi perbedaan itu bukan masalah karena bisa saling melengkapi sesuai kebutuhan.<br /><br />Ditekankan, perbedaan data itu hendaknya tidak perlu dipersoalkan karena data yang dihimpun digunakan sesuai kebutuhan dan tidak mempengaruhi program atau kegiatan yang dilaksanakan pemerintah atau suatu lembaga.<br /><br />"Keperluan data yang digunakan biasanya berbeda, seperti data untuk program BLT dan Jamkesmas di mana jumlah keluarga yang menerima bantuan berbeda karena kriterianya juga berbeda," ungkapnya.<br /><br />Ditambahkan, pihaknya mulai bulan Juli 2011 akan melaksanakan pendataan penduduk miskin menggunakan sistem persentase penduduk setiap daerah diurutkan dari penduduk terkaya hingga termiskin.<br /><br />"Rencananya setiap daerah akan dijaring sebanyak 40 persen penduduk yang diurutkan dari paling kaya hingga paling miskin dan ditetapkan sesuai kriteria sehingga pihak mana pun bisa menjalankan program sesuai kriteria yang diinginkan," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan
Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:21 WIB

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:57 WIB

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Berita Terbaru

Kepala Desa Paal, H. Sukarman saat menerima Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (Dedi Irawan)

Berita

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:57 WIB