Kepala Daerah Berprestasi Akan Terima Penghargaan

oleh

Para petani dan kepala daerah di seluruh Indonesia yang berprestasi akan menerima penghargaan atas komitmen mereka terhadap pembangunan pertanian. <p style="text-align: justify;">Pemberian penghargaan itu menurut rencana akan dipusatkan di Tenggarong dan akan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat berlangsungnya Pertemuan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Tenggarong Seberang, Kaltim pada 18 Juni mendatang.<br /><br />"Rencananya penghargaan itu akan diserahkan langsung oleh Presiden kepada para petani dan kepala daerah yang memiliki komitmen terhadap pembangunan pertanian," kata Ketua Pelaksana Penas KTNA Kutai Kartanegara (Kukar) Haryanto Bachroel di Tenggarong, Selasa.<br /><br />Jenis penghargaan yang akan diberikan presiden antara lain berupa Bintang Maha Putra, Satya Lencana Pembangunan, dan penghargaan Satya Lencana Wirakarya.<br /><br />Selain itu juga ada penghargaan dari sejumlah menteri dan dari KTNA Nasional yang direncanakan akan diberikan tidak pada saat yang bersamaan, namun masih dalam jadwal Penas.<br /><br />Penas KTNA XIII Kaltim tersebut akan berlangsung satu minggu, sejak dibuka 18 Juni hingga penutupan yang dijadwalkan akan dilakukan Wakil Presiden Boediono pada 23 Juni 2011.<br /><br />Sementara semua pelaksanaan Penas KTNA itu dipusatkan di Desa Perjiwa, Tenggarong Seberang karena di desa itu dinilai paling layak, di samping menjadi sentra produksi padi di Kaltim, juga karena letaknya yang paling cocok.<br /><br />Mereka yang akan mendapat penghargaan adalah para petani, nelayan, tokoh masyarakat tokoh agama, tokoh adat, pemerhati pertanian dalam arti luas, pakar atau ilmuwan, dan para pejabat serta pegawai pemerintah yang berkomitmen memajukan pertanian.<br /><br />Penghargaan juga akan diberikan kepada para penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan, para peneliti pertanian dalam arti luas dan pengusaha mitra petani-nelayan yang dianggap berprestasi di bidang masing-masing. <strong>(das/ant)</strong></p>