Home / Tak Berkategori

Ketahanan Pangan Kabupaten Banjar Katagori Mantap

- Jurnalis

Rabu, 23 Februari 2011 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketahanan pangan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan masuk kategori mantap karena mengalami kelebihan produksi sehingga mampu memenuhi kebutuhan sendiri. <p style="text-align: justify;"><br />"Ketahanan pangan mantap karena produksi padi, daging dan komoditas perkebunan mampu memenuhi kebutuhan sendiri," ujar Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Banjar, Eddy Hasby di Martapura, Rabu (23/02/2011) <br /><br />Ia mengatakan, produksi padi 2010 sesuai angka sementara yang diperhitungkan berdasarkan produksi padi per hektar sebesar 3,512 ton mencapai 238.635 ton Gabah Kering Giling (GKG). <br /><br />Produksi itu melebihi kebutuhan konsumsi masyarakat setempat termasuk untuk bibit, buffer stock, pakan ternak dan industri sebanyak 151.985 ton GKG sehingga kelebihan stok sebesar 86.650 ton. <br /><br />"Produksi padi 2010 yang dihasilkan dari sejumlah kecamatan naik dibanding produksi tahun sebelumnya yang mencapai 224.884 ton GKG atau naik 13.751 ton GKG," ungkapnya. <br /><br />Untuk produksi daging mampu mencukupi kebutuhan konsumsi sebanyak 1,2 juta kilogram melalui produksi daging sapi yang mencapai 983,5 kilogram, daging kerbau 155,7 kilogram dan daging kambing 121,4 kilogram. <br /><br />Hingga akhir 2010, populasi sapi potong sebanyak 18.413 ekor, populasi kerbau 1.342 ekor dan populasi kambing sebanyak 12.968 ekor dengan jumlah pemotongan disesuaikan konsumsi per tahun. <br /><br />Sementara, produksi daging unggas sebesar 4 juta kilogram mampu melebihi konsumsi daging ayam atau unggas sebanyak 2,9 juta kilogram yang berasal dari daging ayam buras, ayam pedaging, ayam petelur dan itik. <br /><br />Produksi telur baik telur ayam buras, telur itik maupun telur ayam ras sepanjang 2010 juga mampu memenuhi konsumsi sebanyak 5,6 juta kilogram dengan total produksi sebesar 7,2 kilogram. <br /><br />Jumlah populasi ternak ayam juga cukup besar hingga mencapai 8,5 juta ekor terdiri atas ayam ras pedaging sebanyak 6,8 juta ekor, itik 244.983 ekor dan ayam buras 1,4 juta ekor. <br /><br />Produksi komoditas perkebunan berupa karet mampu menghasilkan produksi menggembirakan mencapai 12.737,71 ton karet kering yang dihasilkan dari 15.071 hektar luas lahan yang berproduksi. <br /><br />Sedangkan kelapa sawit dari 75 hektar luas tanam yang menghasilkan mampu memproduksi 139,35 ton tandan buah segar (TBS) dengan tingkat harga Rp 1.100. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM
Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Senin, 16 Februari 2026 - 16:56 WIB

Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:03 WIB

Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:44 WIB

Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terbaru