KLM Rahmatia Bergeser Dari Lokasi Tenggelam

oleh

Kepala Seksi Penjagaan dan Penyelamatan Adpel Pontianak Moch Adi Ismail menyatakan, kapal layar motor Rahmatia Sentosa mulai bergeser 15 meter ke arah selatan dari lokasi tenggelam sejak dua pekan lalu. <p style="text-align: justify;"><br />Bergesernya KLM Rahmatia Sentosa sejauh 15 meter, katanya di Pontianak, Jumat (04/03/2011), setelah dilakukan evakuasi sejak tiga hari terakhir dengan mengerahkan beberapa alat evakuasi, mulai dengan menarik menggunakan enam ponton dan enam buah balon apung dengan daya apung 120 ton. <br /><br />"Hingga saat ini, apakah muara Jungkat sudah bisa dilalui atau tidak kami tidak mengetahuinya," kata Adi. <br /><br />Sementara itu, Asisten Manajer Pelayanan Kapal Barang dan Umum Pelabuhan Indonesia II Pontianak Muhammad Sabi menyatakan, hingga saat ini 10 kapal motor draf empat meter ke atas masih tertahan di jalur Sungai Kapuas Pontianak atau muara Jungkat karena terhalang kapal layar motor Rahmatia Sentosa yang tenggelam sejak dua pekan lalu. <br /><br />"Dari 10h KM tersebut, lima di antaranya KM pengangkut kontainer dan lima lagi KM kargo," katanya. <br /><br />Ia menjelaskan, tertahannya KM ukuran besar itu, karena tidak bisa masuk ke jalur Sungai Kapuas. "Hanya KM ukuran draf dibawah tiga meter yang bisa melewati jalur yang sempit itu karena terhalang KLM yang tenggelam," katanya. <br /><br />Untuk distribusi semen dari muara ke Pelabuhan Dwikora berjalan lancar asalkan menggunakan KLM ukuran kecil. <br /><br />Sabi menjelaskan, pada Jumat ini sekitar 2.600 zak semen merk Bosowa melakukan bongkar muat di dergama 3-6, dengan terlebih dahulu membongkar muatan di muara Jungkat ke kapal kecil. <br /><br />"Dua hari lalu, kapal layar motor kecil juga melakukan bongkar muat semen Tiga Roda dan Gresik," ujarnya. <br /><br />Menurut dia, umumnya aktivitas di pelabuhan masih berjalan dengan lancar, terutama KLM ukuran kecil. "Sementara untuk KM ukuran besar masih harus bongkar muatannya di muara Jungkat," kata Sabi.<strong> (phs/Ant)</strong></p>