Home / Tak Berkategori

Konflik Perkebunan Pemkab Harus Segera Evaluasi

- Jurnalis

Rabu, 18 Mei 2011 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa waktu belakangan, konflik antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan mulai sering terjadi, aksi penolakan terhadap masuknya investasi baru sampai aksi anarkhis terhadap perusahaan yang telah lama beroperasi mau tidak mau meminta ketegasan dari pemerintah daerah. <p style="text-align: justify;">“Saya kira banyak persoalan yang melatarbelakangi terjadinya konflik di lokasi perkebunan kelapa sawit dan tentunya harus ada telaah mendalam,” kata Agus Sutomo, Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalbar, Minggu (15/5) di Sintang.<br /><br />Ia melihat persoalan konflik antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit ini bukan hanya terjadi di Sintang tetapi juga terjadi hampir di semua daerah yang dimasuki investasi tersebut.<br /><br />“Pemerintah daerah yang memiliki kewenangan penuh mengeluarkan izin sepertinya hanya ingin ada investasi tanpa memikirkan persoalan kemasyarakatan yang ada di wilayah yang dikeluarkan izin,” imbuhnya.<br /><br />Seharusnya kata dia, ketika kewenangan penuh perizinan ada di pemerintah daerah, mestinya ada semacam formulasi kebijakan yang dibuat agar investasi yang masuk bisa benar-benar menyejahterakan masyarakat.<br /><br />“Alih-alih menyejahterakan, pemerintah daerah hanya bisa berbangga dengan deretan izin yang telah dikeluarkannya sebagai bukti kalau daerahnya mampu mengundang investasi masuk,” jelasnya.<br /><br />Padahal kata dia hakekat memasukkan investasi yang diharapkan oleh pemerintah daerah mestinya benar-benar ditujukan untuk kesejehateraan masyarakat bukan menyengsarakan.<br /><br />“Jangan pernah berlindung dibalik investasi karena ketidakmampuan memenuhi infrastruktur dasar seperti jalan untuk masyarakat, karena itu tugas pemerintah bukan investor,” imbuhnya.<br /><br />Menjadi alasan klasik dari pemerintah kalau investasi perkebunan itu mampu membuka keterisolasian daerah, padahal menurutnya itu adalah bentuk dari ketidakmampuan pemerintah daerah mengatasi masalah infrastruktur.<br /><br />“Kalau infrastruktur dasar terpenuhi, jalan juga bagus, saya yakin tanpa perkebunan kelapa sawit pun kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,” kata dia.<br /><br />Apalagi kata dia alasan investasi perkebunan kelapa sawit bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat masih perlu dibuktikan dengan penelitian yang mendalam.<br /><br />“Coba perlihatkan ke kami masyarakat lokal mana yang sejahtera dengan masuknya sawit, berapa banyak jumlahnya, berapa besar kontribusinya untuk pembangunan daerah, buktinya perusahaan yang eksisting saja tidak menjamin bahwa konflik tidak ada dan kesejahteraan masyarakat setempat tercapai,” ujarnya.<br /><br />Munculnya konflik masyarakat dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit belakangan menurut Tomo mau tidak mau harus ada evaluasi menyeluruh dari pemerintah daerah terkait kebijakan yang telah dibuat.<br /><br />“Kalau masyarakat menolak jangan dipaksa, perusahaan yang bekerja tidak berdasarkan aturan segera cabut izinnya, intinya pengawasan ditingkatkan, jangan sampai masuknya investasi hanya menyengsarakan rakyat,” pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru