Sejak di bukanya pendaftaran pada 9 Mei lalu sudah tercatat sebanyak 42 lebih pelamar Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) kerjasama Fisipol Universitas Tanjung Pura Pontianak di Kantor Kepegawaian Kabupaten Sekadau. <p style="text-align: justify;">Meski masih menyisakan waktu satu hari sampai dengan di tutupnya pendaftaran Sabtu 28 Mei besok puluhan peminat ilmu pemerintahan dari lulusan SLTA masih terlihat berjubel mendaftarkan diri.<br /><br />Kasi pengembangan Pegawai Kantor Kepegawaian daerah Markus aron apud yang juga panitia seleksi penermaan IIP Kabupaten Sekadau mengatakan dari sekian banyak peminat yang melamar sejak di bukanya program ini tahun 2007 lalu, Sekadau mendapatkan kuota sebanyak 6 siswa-siswi setiap tahun<br />.<br />“Hanya enam dan sudah tiga angkatan, ditambah yang kita terima sekarang mereka angkatan ke empat, tahun depan baru ada lulusan IIP ini,”kata Apud kepada kalimantan-news belum lama ini.<br /><br />Dikatakan Apud, pihaknya di Kabupaten hanya menyeleksi administrasi berkas-berkas pendaftaran yang harus di lengkapi pelamar termasuk jumlah nilai rata-rata angka kelulusan pendaftar yang harus mengantongi nilai tujuh (7,00). <br /><br />Setelah dipastikan dapat mengikuti seleksi dan lengkap di administrasi pelamar juga diseleksi dari pisik, dimana tinggi badan harus mencapai 160 untuk laki-laki dan 155 untuk putri.dan disusul dengan tes pantual awal dan potensi akademik di tahap akhir seleksi tingkat Kabupaten.<br /><br />“dibandingkan tahun lalu sepertinya cukup meningkat, kita lihat sampai dengan siang hari ini sudah 43 pelamar dan masih menyisakan waktu 2 hari sebelum di tutup, sedangkan tahun lalu sampai dengan tutup terdata sebanyak 32 pelamar,”tukasnya membandingkan.<br /><br />Disinggung mengenai pelamar IPDN yang juga memulai seleksi awal di bagianya untuk tingkat Kabupaten, Apud mengatakan sampai dengan di tutup 15 Mei lalu terdata sebanyak 27 pelamar yang saat ini sedang menjalani tes tingkat provinsi di Pontianak.<br /><br />“Kuota peminat IPDN juga tiap tahun dari para pelajar kita yang sudah lulus di SLTA terus meningkat, “sambung Apud.<br /> <br />Ditambahkannya peluang bagi mereka yang mendaftarkan diri ke IPDN dan tidak lulus pada tahap seleksi awal di Provinsi untuk beralih ke IIP dapat dilakukan. Hanya masalah waktu dan penjadwalan pendaftaran, test dan jadwal wajib lainya yang terkadang berbenturan dan berubah seketika atau sewaktu-waktu terkadang menjadi pengahdang mereka yang gagal untuk meluluskan diri di IPDN ke IIP di tahun yang sama. <strong>(phs)</strong></p>











