SINTANG, KN – Pemerintah Kabupaten Sintang mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Jadi Kota Sintang (Harjadi) ke-664 Tahun 2026 dengan menggelar rapat koordinasi di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Rabu (22/4/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sintang, Yustinus J, dan diikuti oleh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sintang.
Dalam arahannya, Yustinus J menyampaikan bahwa peringatan Harjadi tahun ini mengusung tema “Sintang Kota Bersama”, yang merupakan akronim dari Sintang Kota Bersatu, Asri, dan Maju. Tema tersebut dinilai memiliki makna mendalam sebagai refleksi semangat kebersamaan seluruh masyarakat.
“Tema ini bukan sekadar slogan. ‘Sintang Kota Bersama’ adalah seruan bagi kita semua untuk bersatu dalam keberagaman, menjaga lingkungan tetap asri, serta bersama-sama mendorong kemajuan daerah,” ujar Yustinus.
Ia menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan harus mampu merepresentasikan semangat kolektif masyarakat lintas lapisan, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat umum.
Lebih lanjut, Yustinus mengungkapkan bahwa Pemkab Sintang telah menyiapkan tujuh kegiatan utama yang akan memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-664. Kegiatan tersebut dirancang mencakup aspek adat istiadat, nilai spiritual, sosial kemasyarakatan, pengembangan ekonomi kreatif, hingga hiburan rakyat.
“Tujuh kegiatan ini diharapkan mampu menyentuh seluruh elemen masyarakat, sehingga perayaan hari jadi benar-benar dirasakan sebagai milik bersama,” jelasnya.
Adapun tujuh kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi:
- Umpan Benua
- Ziarah Makam Zubair I
- Upacara Hari Jadi ke-664 Kota Sintang Tahun 2026
- Saprahan Agung dan Saprahan Anak Negeri
- Pameran Ekonomi Kreatif Sintang dan panggung hiburan
- Festival musik serta lomba gerak dan lagu dangdut
- Senam massal
Yustinus juga mengingatkan pentingnya koordinasi antar panitia dan perangkat daerah guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Saya minta setiap perangkat daerah segera melaporkan progres kesiapan. Perhatikan aspek keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung,” tegasnya.
Ia berharap peringatan Hari Jadi Kota Sintang ke-664 dapat menjadi momentum mempererat kebersamaan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Kita ingin masyarakat benar-benar merasakan bahwa hari jadi ini adalah milik mereka. Tidak boleh ada yang merasa ditinggalkan, karena inilah esensi dari ‘Sintang Kota Bersama’,” pungkasnya.











