Home / Tak Berkategori

Pemkab Tanah Bumbu Segera Studi Kelayakan Sungai

- Jurnalis

Jumat, 6 Mei 2011 - 03:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, segera melakukan studi kelayakan Sungai Kusanguna mengantisipasi banjir. <p style="text-align: justify;">"Dari hasil studi itu nanti baru kami lakukan langkah-langkah khusus untuk mengantisipasi banjir," kata Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming saat meninjau lokasi banjir di bantaran Sungai Kusan di Kecamatan Kusan Hulu, Batulicin, Jumat.<br /><br />Munculnya banjir tahunan di kawasan itu belum teratasi sehingga memerlukan strategi ekstra yang harus dilakukan oleh pemerintah, katanya.<br /><br />Dalam melakukan studi kelayakan sungai itu, Pemkab Tanah Bumbu akan bekerja sama dengan Unirsitas Lambung Mangkurat.<br /><br />Sungai Kusan meluap sehingga menggenangi lahan pertanian warga seluas 1.199,5 hektare dengan ketinggian air berkisar 20-50 centimeter selama hampir setengah bulan.<br /><br />Banjir juga mengakibatkan hampir seluruh badan jalan sepanjang tujuh kilometer mulai Anjir Baru, Bina Wara, Manuntung, Sungai Rukam, dan Desa Lasung, di bantaran sungai tersebut terkikis luapan air.<br /><br />Dari hasil pertemuan dengan sejumlah kepala desa, bupati diminta membangun kembali sarana infrastrusktur dengan meninggikan badan jalan untuk menghindari luapan air agar tidak lagi merambah ke lokasi pemukiman warga dan menggenangi lahan pertanian.<br /><br />"Termasuk, warga juga meminta agar salah satu jalur arus Sungai Kusan yaitu Sungai Lampam bisa dibuka kembali. Sebab informasi dari mereka jalur sungai tersebut sebelumnya sempat ditutup," kata Bupati.<br /><br />Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.<br /><br />Bupati mengakui belum mengambil langkah cepat untuk merelokasi pemukiman warga yang terkesan mengalami genangan air cukup parah sebelum studi kelayakan sungai berhasil dilaksanakan.<br /><br />"Kami masih menunggu penelitian tersebut, baru kemudian mengambil langkah tepat untuk mengatasi kondisi alam disini," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru