Home / Tak Berkategori

Pemkot Banjarbaru Perketat Hewan Penular Rabies

- Jurnalis

Minggu, 6 Maret 2011 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan memperketat pengawasan lalu lintas hewan penular rabies untuk mencegah serangan rabies di kota itu. <p style="text-align: justify;">"Kita perketat pengawasan lalu lintas hewan penular rabies (HPR) sebagai tindakan efektif mencegah penularan rabies ke daerah baru," kata Kepala Bidang Peternakan Distankanhut Banjarbaru, Rosita, Minggu (06/03/2011). <br /><br />Ia mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan himbauan yang disampaikan kepada Badan Penyuluh Pertanian (BPP) di setiap kecamatan dan diharapkan diteruskan kepada pemilik anjing maupun binatang lainnya. <br /><br />Himbauan bertujuan mencegah secara diri penularan penyakit rabies sehingga binatang peliharaan seperti anjing, kucing maupun kera terbebas dari penyakit berbahaya tersebut. <br /><br />"Harapan kami, melalui himbauan itu pemilik anjing, kucing maupun kera mau memeriksakan kesehatan binatang peliharaannya sehingga terbebas dari penyakit rabies yang berpotensi menyerang hewan-hewan itu," ungkapnya. <br /><br />Menurut dia, langkah lain yang ditempuh untuk mencegah penularan rabies pada binatang peliharaan adalah melakukan tindakan pengamatan awal baik pada manusia maupun hewan. <br /><br />Penanggulangan secara berkala yang dilakukan antara lain vaksinasi rabies terhadap seluruh hewan penular rabies (HPR) baik jenis anjing, kucing maupu kera yang dipelihara masyarakat. <br /><br />"Kesadaran pemilik memberikan vaksinasi hewan peliharaannya sangat dibutuhkan karena melalui anti virus yang disuntikkan ke tubuh hewan itu cukup efektif mencegah penularan rabies," ujar dia. <br /><br />Dikatakan, sepanjang 2011 pihaknya menargetkan pemberian vaksin kepada 600 ekor hewan peliharaan yang rencananya dilaksanakan bulan Mei dan Agustus 2011. <br /><br />Ditambahkan, selain vaksinasi terhadap hewan peliharaan, pihaknya juga melaksanakan program pemusnahan atau eliminasi anjing liar yang berpotensi menularkan rabies dengan cara meracunnya. <br /><br />"Jumlah anjing liar yang di eliminasi sepanjang 2011 ditargetkan sebanyak 100 ekor dan sesuai jadwal, eliminasi dilaksanakan pada bulan September 2011," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru